Jembatan Ampera Palembang Makin Kokoh Jaga Warisan Sejarah

  • 15 Sep 2026 07:42 WIB
  •  Denpasar
Poin Utama
  • Jembatan Ampera Palembang resmi ditetapkan sebagai cagar budaya nasional oleh Kementerian Kebudayaan pada September 2026.
  • Penetapan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat perlindungan terhadap warisan budaya bernilai tinggi di Indonesia.
  • Jembatan bersejarah ini dinilai memiliki arti penting bagi perkembangan sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan bangsa.

RRI.CO.ID, Denpasar - Ikon kebanggaan masyarakat Sumatra Selatan, Jembatan Ampera, kembali mengukir catatan sejarah baru. Kementerian Kebudayaan secara resmi menetapkan Jembatan Ampera Palembang sebagai cagar budaya nasional pada September 2026.

Langkah ini diambil pemerintah sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan terhadap warisan budaya bernilai tinggi. Infrastruktur bersejarah ini dinilai memiliki arti penting bagi perkembangan sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, hingga kebudayaan bangsa.

Sebagaimana dilaporkan oleh Antara, struktur megah yang membentang di atas Sungai Musi ini mulai dibangun pada tahun 1962. Memiliki panjang sekitar 1.117 meter dengan lebar 22 meter, Jembatan Ampera kemudian diresmikan pada 10 November 1965 dan terus menjadi simbol utama Kota Palembang.

Proses penetapan ini melewati tahapan panjang berupa pendataan dan kajian mendalam oleh Tim Ahli Cagar Budaya Kota Palembang serta Sumatra Selatan. Kajian komprehensif tersebut mencakup peninjauan dari aspek historis, arsitektural, teknis, hingga nilai sosial-budaya di tengah masyarakat.

Penetapan status cagar budaya nasional ini kian menegaskan peran strategis Jembatan Ampera di era modern. Jembatan ikonik ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung fisik kawasan Palembang Ulu dan Ilir, tetapi juga sebagai bagian penting dari warisan sejarah dan budaya Indonesia yang wajib dilestarikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....