Menjaga Permainan Tradisional di tengah Perubahan Zaman

  • 14 Sep 2026 07:27 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Di tengah masifnya arus modernisasi dan ketergantungan pada teknologi digital, pelestarian permainan tradisional Bali menghadapi tantangan besar untuk tetap relevan di mata generasi muda. Agar tidak terkikis zaman atau dianggap sekadar nostalgia masa lalu, olahraga tradisional kini direvitalisasi dengan menyelaraskan nilai kearifan lokal pada kebutuhan masa kini, seperti penguatan karakter dan mitigasi bencana.

Dalam acara Rahajeng Bali pada Kamis, 10 September 2026, Analis Kebencanaan Ahli Madya BPBD Provinsi Bali, I Gede Alit Wijaya, bersama Kepala Bidang Tradisi Warisan Budaya Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Putu Sutaryana, mengungkapkan bahwa merawat Warisan Budaya Takbenda (WBTB) memerlukan pendekatan adaptif agar generasi penerus tidak merasa jenuh.

Upaya kolaboratif terus dikembangkan untuk memastikan keberlanjutan permainan tradisional di tengah perubahan zaman, diantaranya:

  • Integrasi Nilai Edukasi Multisektoral: Membangun sinergi lintas instansi, seperti bersama BPBD, untuk menghubungkan ketangkasan fisik permainan megoak-goakan, megala-galaan, dan egrang dengan simulasi kesiapsiagaan bencana.
  • Pengembangan Kreatif Tanpa Merusak Pakem: Menghadirkan variasi aktivitas di lapangan tanpa mereduksi nilai sakral maupun filosofi leluhur yang terkandung di dalamnya.
  • Fokus Edukasi Usia Sekolah: Memprioritaskan pembiasaan olahraga tradisional pada anak-anak tingkat SD hingga SMP sebagai fondasi karakter sebelum fokus mereka sepenuhnya teralih pada gawai.
  • Mengaktifkan Ruang Kultural Banjar: Memanfaaatkan kembali tanah lapang Banjar dan area terbuka desa sebagai pusat kegiatan anak-anak untuk membentengi mereka dari keterasingan sosial akibat dunia maya.

Menjaga eksistensi kearifan lokal merupakan tanggung jawab kolektif seluruh lini masyarakat. Melalui pengemasan yang edukatif dan adaptif, permainan tradisional Bali tidak hanya bertahan di tengah gempuran zaman, tetapi juga terus memberi manfaat praktis bagi pembentukan generasi muda yang tangguh dan peka sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....