Pesona Arkeologi Pura Penataran Agung Penatih, Destinasi Wisata di Denpasar
- 09 Sep 2026 14:57 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Kota Denpasar kembali menawarkan daya tarik wisata budaya yang mendalam melalui keberadaan Pura Penataran Agung Penatih. Pura kuno ini tidak hanya berdiri sebagai tempat persembahyangan yang sakral bagi umat Hindu, tetapi juga menyimpan pesona sejarah masa lalu yang memikat para wisatawan dan pencinta wisata edukasi yang ingin menjelajahi jejak peradaban Bali purba.
Bagi pelancong yang ingin berkunjung, destinasi bersejarah yang tergolong sebagai Pura Kahyangan Jagat Desa Pakraman Penatih ini sangat mudah diakses. Pura ini terletak di Banjar Penatih Kaja, Desa Penatih, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar. Pura ini tepat di sebelah timur pinggir jalan raya Penatih.
Dilansir dari berbagai sumber, Pura Penatara Agung Penatih berada di ketinggian 58 meter dari permukaan laut. Daya tarik utama pura bagi para pencinta wisata budaya ini terletak di halaman utama mandala (area tersuci). Di area ini berjejer berbagai peninggalan arkeologi autentik. Wisatawan dapat menyaksikan keindahan arsitektur kuno berupa tiga buah menara sudut berbahan batu padas, kemuncak berbentuk bulat lonjong yang eksotis, hingga balok-balok batu padas berbentuk segi empat dan segi delapan yang menyebar unik di sekitar halaman pura.
Nilai estetika dan historis pura ini semakin diperkuat dengan adanya dua buah Arca Tantra kuno di sisi utara halaman. Meski kondisinya kini sudah menua, aus dan sebagian strukturnya patah akibat seleksi alam, detail ukiran arca yang dalam posisi duduk di atas lapik berhias ular ini tetap memancarkan aura magis. Keberadaan lumut dan jamur tipis di permukaan batu padas justru menambah kesan magis dan autentik khas situs purbakala yang fotogenik bagi para fotografer lanskap budaya.
Melalui pengelolaan berbasis pariwisata budaya yang berkelanjutan, pihak desa adat bersama pemerintah setempat terus berupaya menjaga keaslian situs ini sembari menyambut kunjungan wisatawan. Setiap pelancong yang datang diwajibkan mengenakan kain adat (sarung Bali) demi menghormati kesucian pura, sehingga pengalaman berwisata sejarah di Pura Penataran Agung Penatih ini terasa begitu membekas, edukatif, dan penuh makna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....