Semangat Ngayah Ribuan Seniman Hidupkan Parade Jembrana

  • 26 Agt 2026 07:21 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Jembrana - Ribuan pasang mata tumpah ruah memadati sepanjang Jalan Ngurah Rai, Kabupaten Jembrana. Suasana jalan protokol tersebut seketika disulap menjadi panggung mahakarya keberagaman dalam gelaran Parade Budaya serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-131 Kota Negara dan HUT RI ke-81, Minggu 23 Agustus 2026.

Mengusung tema Taman Sari Bhineka Tunggal Ika, gelaran budaya ini dibuka secara resmi oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, melalui pemukulan kentongan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sebanyak 1.500 seniman dari lima kecamatan dan berbagai kelompok partisipan menampilkan kekayaan tradisi serta kesenian daerah masing-masing.

Ragam atraksi tersebut menghadirkan miniatur Indonesia yang harmonis di bumi Gumi Makepung. Namun, yang menjadi pembeda utama pada perhelatan tahun ini adalah kuatnya roh gotong royong dan semangat ngayah dari para pelaku seni.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pengetatan fiskal daerah, antusiasme seniman justru tidak surut, melainkan membuktikan dedikasi total demi melestarikan tradisi. Salah seorang penari, Ni Made Mahesti Widiastini, mengungkapkan antusiasmenya meski harus menjalani proses latihan intensif.

"Persiapan kami sekitar satu minggu penuh latihan bersama sekeha jegog. Pada hari pelaksanaan, kami sudah mulai berias sejak pukul delapan pagi bersama 14 penari lainnya. Tentu sangat senang dan bangga bisa tampil di hadapan ribuan warga," tutur Mahesti.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara, menegaskan bahwa parade ini dirancang sebagai puncak perayaan sekaligus ruang ekspresi yang inklusif bagi seluruh seniman. "Pemerintah daerah mengemas acara ini dengan melibatkan sekitar 1.500 seniman, baik seniman profesional yang pernah tampil di tingkat provinsi maupun seniman partisipan dari tiap kecamatan. Ke depan, ruang berekspresi seperti ini harus terus dibuka lebar agar potensi seniman daerah semakin terasah," jelas Sapta Negara.

Tingginya animo masyarakat, bahkan warga dari pelosok desa yang sengaja datang ke pusat kota, menjadi penguat komitmen pemerintah daerah untuk terus melestarikan parade budaya tahunan ini. Lebih dari sekadar atraksi seni, perayaan ini diharapkan menjadi pemantik kreativitas generasi muda sekaligus perekat persatuan menuju Jembrana yang maju, harmonis, dan bermartabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....