Dibalik “Binapaksi Binapaksa”, Ada Pesan Penting untuk Menjalani Hidup
- 12 Agt 2026 21:02 WIB
- Denpasar
Poin Utama
- Program Obrolan Galang Kangin RRI Denpasar mengangkat tema 'Binapaksa Binapaksa' dengan narasumber Ajik Tibah dan I Nyoman Sunarta pada Rabu 12 Agustus 2026.
- Diskusi mengajak pendengar memahami berbagai persoalan kehidupan dan pentingnya menjadikan ajaran agama serta sastra sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
- Tibah dan Sunarta mengulas bagaimana manusia kerap menghadapi situasi yang tidak sesuai harapan, yang perlu disikapi dengan kesadaran, ketenangan, dan pemahaman mendalam.
RRI.CO.ID, Denpasar – Program siaran Obrolan Galang Kangin di Pro 4 RRI Denpasar, mengangkat tema “Binapaksi Binapaksa” bersama Ajik Tibah dan I Nyoman Sunarta, Rabu 12 Agustus 2026. Perbincangan tersebut mengajak pendengar memahami berbagai persoalan kehidupan serta pentingnya menjadikan ajaran agama dan sastra sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Dalam dialognya, Tibah dan Sunarta mengulas bagaimana manusia kerap menghadapi situasi yang tidak sesuai dengan harapan. Kondisi tersebut menjadi bagian dari perjalanan hidup yang perlu disikapi dengan kesadaran, ketenangan, dan kemampuan memahami keadaan.
Pembahasan juga menyinggung pentingnya memahami karakter dan perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari. “Kehidupan ini harus dijalani dengan dasar dan pangrasa, karena kita hidup di tengah masyarakat yang memiliki karakter dan cara pandang yang berbeda,” pesan Tibah.
Menurutnya, pemahaman terhadap sastra dan ajaran agama Hindu dapat menjadi landasan dalam menentukan sikap. Pengetahuan tersebut tidak hanya dipelajari secara teori, tetapi juga perlu diterapkan dalam kehidupan agar manusia mampu menghadapi berbagai persoalan secara bijaksana.
Obrolan semakin menarik ketika keduanya membahas hubungan manusia dengan lingkungan sosialnya. Sikap saling menghargai, memahami keadaan orang lain, serta tidak terburu-buru mengambil keputusan dinilai penting untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, perbincangan juga mengingatkan bahwa setiap orang memiliki karakter dan pengalaman yang berbeda. Karena itu, menghadapi perbedaan membutuhkan kesabaran dan kemampuan menempatkan diri agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik.
Tibah dan Sunarta juga mengajak pendengar untuk tidak hanya melihat kehidupan dari satu sudut pandang. “Jangan hanya melihat apa yang tampak di depan mata, tetapi pahami juga proses dan alasan di balik sebuah keadaan,” kata Sunarta.
Melalui tema “Binapaksi Binapaksa”, Obrolan Galang Kangin tidak sekadar menghadirkan perbincangan ringan, tetapi juga menyampaikan refleksi mengenai cara manusia menjalani kehidupan. Pesan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan renungan bagi pendengar untuk lebih bijaksana dalam bersikap, berbicara, dan berinteraksi dengan sesama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....