Peran Wanita dalam Hindu: Kunci Keluarga Harmonis dan Generasi Unggul
- 10 Agt 2026 14:49 WIB
- Denpasar
Poin Utama
- Wanita memiliki peran strategis dalam membina keluarga, mendidik anak, dan menjaga keharmonisan rumah tangga menurut ajaran agama Hindu.
- Wanita dalam ajaran Hindu dipandang sebagai sosok berkedudukan mulia dan patut dihormati karena perannya dalam melahirkan dan membentuk generasi penerus berkualitas.
- Penyuluh Agama Hindu menekankan bahwa melalui wanita generasi penerus Hindu dilahirkan dan diteruskan nilai-nilai Dharma kepada generasi berikutnya.
RRI.CO.ID, Denpasar - Peran wanita dalam ajaran agama Hindu dinilai memiliki kedudukan penting, baik dalam keluarga maupun kehidupan bermasyarakat. Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, I Gusti Ayu Laksmi Dewi menyampaikan, wanita memiliki peran strategis dalam membina keluarga, mendidik anak, menjaga keharmonisan rumah tangga, sekaligus meneruskan nilai-nilai Dharma kepada generasi berikutnya.
Dalam siaran Surya Puja di Pro 4 RRI Denpasr edisi Jumat, 7 Agustus 2026, Laksmi Dewi menyampaikan bahwa, dalam ajaran Hindu, wanita dipandang sebagai sosok yang memiliki kedudukan mulia dan patut dihormati karena perannya dalam melahirkan serta membentuk generasi penerus yang berkarakter baik. “Peran wanita di dalam ajaran agama Hindu tentu saja sangat penting, karena melalui wanita generasi penerus Hindu dilahirkan,” ujarnya.
Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Gianyar tersebut menjelaskan, peran wanita sebagai ibu tidak hanya sebatas merawat anak, tetapi juga memberikan pendidikan agama, membangun karakter, dan menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. “Kedudukan ibu memegang peranan sangat penting dalam rumah tangga, karena tugas dan tanggung jawab seorang ibu sangat besar,” katanya.
Di tengah perkembangan zaman, wanita juga memiliki kesempatan untuk berperan dalam bidang pekerjaan dan kehidupan sosial dengan tetap menjaga nilai-nilai Dharma serta membangun komunikasi yang baik dalam keluarga. “Komunikasi antara suami, istri, dan anak-anak seharusnya menjadi pondasi dalam menjalankan rumah tangga yang bahagia, tenteram, aman, dan sejahtera,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa kesetaraan hendaknya diwujudkan melalui saling menghargai, menghormati, dan menjalankan kewajiban sesuai Dharma masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....