Wali Kota Jaya Negara Hadiri Mapurwa Daksina Puri Agung Dangin Puri
- 08 Agt 2026 09:56 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengapresiasi pelaksanaan rangkaian Karya Angasti Puja Atma Wedana Maligia Punggel Utama di Peyadnya Puri Agung Dangin Puri. Menurutnya, karya tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara Puri Agung Dangin Puri dan krama adat dalam menjaga kelestarian tradisi, adat, dan nilai-nilai luhur agama Hindu di Kota Denpasar.
Apresiasi tersebut disampaikan Jaya Negara saat menghadiri prosesi Mapurwa Daksina yang merupakan bagian dari rangkaian karya, didampingi Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Jumat 07 Agustus 2026. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo David Simatupang, Penglingsir Puri Ageng Mengwi Ida Cokorda Mengwi XIII, serta para tokoh puri di Kota Denpasar.
Rangkaian puncak karya diawali dengan prosesi Atetangi, dilanjutkan Ngadegang Puspa Lingga dan Melaspas Puspa. Setelah itu dilaksanakan Upacara Mapurwa Daksina yang kemudian diteruskan dengan Rsi Bujana dan Utpeti Stiti Puja. Seluruh rangkaian upacara dipuput Ida Pedanda Gede Made Karang, Ida Pedanda Gede Raka Timbul, Ida Pedanda Gede Putra Keniten, serta Ida Pedanda Buddha Jelantik Adnyana.
Jaya Negara mengatakan pelaksanaan karya tersebut mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat adat dalam menjaga warisan budaya dan spiritual Bali. "Kekompakan antara puri dan krama adat dalam mendukung pelaksanaan karya ini patut diapresiasi. Tentunya karya ini memberikan manfaat sekaligus kemudahan bagi masyarakat dalam melaksanakan kewajibannya sebagai umat Hindu Bali," ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Denpasar akan terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya Bali. "Sebagai pemerintah kami memberikan apresiasi serta dukungan atas pelaksanaan karya ini. Semoga seluruh rangkaian karya dapat berjalan lancar, memberikan makna spiritual, serta kemudahan bagi masyarakat dalam melaksanakan upacara yadnya," katanya.
Sementara itu, Manggala Karya, Anak Agung Ngurah Made Mahendra, menjelaskan bahwa Puri Agung Dangin Puri dan Desa Adat Denpasar memiliki hubungan yang erat dan saling mendukung dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan adat maupun keagamaan. Ia menyebutkan, pelaksanaan Karya Penileman Maligia Punggel Utama tahun ini diikuti 60 puspa.
Jumlah tersebut menjadi simbol kebersamaan dan semangat ngayah seluruh krama yang terlibat demi menyukseskan pelaksanaan yadnya. "Keterlibatan masyarakat dalam karya ini menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan kebersamaan tetap terjaga. Hal inilah yang menjadi kekuatan dalam menjaga kelestarian adat, budaya, dan tradisi di Kota Denpasar," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....