Denpasar Tattoo Fest 2026 Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Seni Urban
- 27 Jul 2026 10:27 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan Denpasar Tattoo Fest 2026 yang digelar dalam rangkaian D'Youth Fest 6.0 di Ruang Pameran Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat- Sabtu , 24-25 Juli 2026. Festival ini menjadi ruang kolaborasi bagi para seniman tattoo sekaligus memperkuat posisi Denpasar sebagai kota kreatif yang terbuka terhadap berbagai bentuk ekspresi seni.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang hadir meninjau langsung pelaksanaan festival, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, Denpasar Tattoo Fest menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan ruang bagi tumbuh dan berkembangnya subsektor ekonomi kreatif, termasuk seni tattoo yang kini semakin diterima sebagai bagian dari budaya urban.
Dalam peninjauan tersebut, Arya Wibawa didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Denpasar, AA Ngurah Mahendra. Keduanya berkeliling mengunjungi stan para tattoo artist, berdialog dengan peserta, serta menyaksikan secara langsung proses pembuatan karya seni tattoo.
Arya Wibawa mengatakan Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen membuka ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk berkarya, berkolaborasi, dan memperluas jejaring. Menurutnya, seni tattoo merupakan salah satu bentuk ekspresi artistik yang memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi yang terus berkembang.
"Kami mengapresiasi pelaksanaan Denpasar Tattoo Fest sebagai wadah kreativitas para seniman tattoo. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat melihat tattoo dari perspektif seni dan ekonomi kreatif. Harapannya, festival ini mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menjadi daya tarik baru dalam dinamika budaya urban di Kota Denpasar," ujar Arya Wibawa.
Sementara itu, Ketua Panitia Denpasar Tattoo Fest 2026, Putu Agus Eka Prasantika, mengatakan festival ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang edukasi untuk menghilangkan stigma negatif terhadap seni tattoo di masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempertemukan para tattoo artist dengan masyarakat melalui berbagai aktivitas kreatif.
Menurutnya, Denpasar Tattoo Fest 2026 diikuti sekitar 20 tattoo artist dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Selain pameran tattoo, festival juga menghadirkan talkshow, street photography, hiburan musik, hingga penampilan Robby Navicula.
"Kami berharap festival ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai ruang apresiasi sekaligus pengembangan industri tattoo di Kota Denpasar," katanya.
Lebih dari sekadar kompetisi, Denpasar Tattoo Fest menjadi wadah kolaborasi antara pelaku industri tattoo, komunitas kreatif, dan masyarakat yang mengapresiasi seni alternatif. Kehadiran festival ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus mempertegas posisi Denpasar sebagai kota kreatif yang inklusif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan seni kontemporer.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....