Festival Seni Bali Jani Lengkapi Pesta Kesenian Bali sebagai Wadah Seni Modern
- 25 Jul 2026 17:23 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Festival Seni Bali Jani (FSBJ) memberikan ruang bagi perkembangan seni modern, kontemporer, dan kolaboratif di Bali. Kehadirannya melengkapi Pesta Kesenian Bali yang selama ini menjadi wadah pelestarian seni tradisi dan klasik.
Perbedaan tersebut, menurut Seniman Bali I Kadek Wahyudita, membuat kedua festival memiliki peran masing-masing dalam perkembangan kesenian di Bali. Festival Seni Bali Jani menjadi ruang bagi seniman untuk menampilkan karya-karya yang lahir dari eksplorasi, kolaborasi, dan berbagai bentuk kreativitas seni masa kini.
"Kalau Pesta Kesenian Bali itu dikhususkan untuk kesenian klasik, kesenian tradisi, dan kesenian langka yang hidup di dalam kebudayaan Bali. Sedangkan kesenian yang sifatnya modern, kolaboratif, dan kontemporer, ruangnya ada di Festival Seni Bali Jani," ujar I Kadek Wahyudita kepada RRI.CO.ID.
Ia menjelaskan salah satu kekhasan Festival Seni Bali Jani adalah menjadikan sastra sebagai pijakan yang kemudian dikembangkan menjadi berbagai bentuk karya seni. Dari sastra tersebut lahir berbagai ekspresi seni, mulai dari teater, musikalisasi puisi, musik kontemporer, musik modern, tari modern, hingga karya-karya eksperimental.
"Ada kekhususan di Festival Seni Bali Jani yang mana core-nya adalah seni sastra. Seni sastra menjadi pijakan, kemudian dieksplorasi dan ditransformasikan menjadi berbagai rupa kesenian, baik seni pertunjukan seperti teater, musikalisasi puisi, musik kontemporer, musik modern, kemudian ada tari modern," kata Wahyudita.
Menurutnya, ruang bagi seni modern perlu terus diperluas agar masyarakat semakin mengenal dan memahami perkembangannya. Dengan begitu, karya-karya seni modern dan kontemporer yang lahir di Bali dapat terus berkembang dan memiliki kualitas yang semakin baik.
"Kesenian modern memang harus diberikan banyak ruang sehingga benar-benar dipahami, sehingga karya-karya seni modern dan seni kontemporer yang dilahirkan menjadi lebih berkualitas di masa mendatang," ujar Wahyudita.
Festival Seni Bali Jani VIII digelar pada 11–25 Juli 2026 di Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar. Rangkaian penutupan meliputi penganugerahan Bali Jani Nugraha 2026, penyerahan penghargaan bagi para pemenang lomba, peluncuran tema Festival Seni Bali Jani IX Tahun 2027, serta pergelaran "Jiwa Rasa Antariksa" oleh Sanggar Seni Kokar Bali di Gedung Ksirarnawa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....