Lomba Gender Wayang Jadi Pemantik Pelestarian Budaya Bali

  • 20 Jun 2026 15:30 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Penampilan anak-anak dari Sanggar Gender Wayang Kembang Waru yang mewakili Kota Denpasar sukses memukau penonton dalam Wimbakara (Lomba) Gender Wayang pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII (48)Tahun 2026. Perlombaan yang berlangsung di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Art Center Denpasar, Minggu 14 juni 2026, mendapat sambutan hangat dari penonton.

Pembina Gender Wayang Duta Kota Denpasar, I Ketut Agus Swastika, mengatakan persiapan penampilan dalam Parade Gender Wayang PKB ke-48 telah dilakukan sejak Januari 2026. Latihan rutin digelar secara intensif untuk mematangkan teknik permainan, kekompakan antar pemain, serta penguasaan materi tabuh yang akan ditampilkan.

“Persiapan sudah kami lakukan sejak bulan Januari. Melalui proses seleksi dan anak-anak berlatih secara rutin dan penuh semangat agar dapat memberikan penampilan terbaik untuk mewakili Kota Denpasar,” tuturnya

Ia juga mengatakan, kendala utama selama latihan adalah pengaturan waktu karena para peserta masih harus mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

"Kendalanya ada pada pembagian waktu. Anak-anak tetap harus fokus menjalani pendidikan formal di sekolah, sehingga jadwal latihan kami sesuaikan agar tidak mengganggu kegiatan belajar mereka," ucapnya.

Sebagai Duta Kota Denpasar, Sanggar Kembang Waru menunjukkan semangat generasi muda dalam melestarikan seni karawitan Bali. Penampilan mereka tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bukti bahwa seni tradisi masih diminati dan terus diwariskan kepada anak-anak sejak usia dini.

" Saya berharap lomba Gender Wayang tetap dilaksanakan dalam ajang PKB, karena kegiatan ini dapat memacu semangat anak-anak untuk terus berlatih serta menjaga dan melestarikan seni budaya Bali," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....