Rahasia Keharmonisan Masyarakat Bali Berawal dari Mapitulung

  • 04 Jun 2026 08:52 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Semangat saling membantu atau mapitulung menjadi pokok bahasan dalam program Obrolan Galang Kangin Pro 4 RRI Denpasar yang menghadirkan I Nyoman Sunarta dan Beli Kejoer, Kamis, 4 Juni 2026. Dalam perbincangan tersebut ditegaskan bahwa setiap perbuatan baik yang dilakukan seseorang akan menghasilkan buah atau manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Menurut Sunarta, hukum sebab akibat selalu berlaku dalam kehidupan sehari-hari. "Apa yang kita lakukan pasti akan memberikan hasil, baik untuk diri sendiri maupun orang lain," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sikap mapitulung tidak hanya berupa bantuan dalam bentuk materi, tetapi juga dapat diwujudkan melalui pengendalian diri, pikiran positif, dan kemauan untuk meringankan beban sesama. Nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

Sementara Kejoer dalam kesempatan itu menyoroti pentingnya kebersamaan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan adat dan keagamaan di Bali. "Tanpa adanya semangat saling membantu, banyak pekerjaan dan yadnya akan sulit terlaksana dengan baik," katanya.

Pembahasan juga mengangkat berbagai contoh penerapan mapitulung dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga kegiatan masyarakat. Tradisi gotong royong dinilai sebagai warisan budaya yang perlu terus dijaga agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Lebih lanjut, Sunarta menegaskan bahwa membantu sesama tidak selalu harus menunggu memiliki kelebihan materi. "Hal sederhana seperti tenaga, waktu, dan perhatian juga merupakan bentuk pertolongan yang sangat berarti," ungkapnya.

Melalui siaran tersebut, masyarakat diajak untuk membiasakan diri menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan dalam setiap aktivitas. Kejoer menambahkan bahwa semangat mapitulung akan memperkuat persatuan sekaligus menciptakan kehidupan yang lebih damai dan sejahtera. "Jika kita terbiasa saling membantu, maka keharmonisan dalam masyarakat akan semakin kuat," tuturnya.

Program Obrolan Galang Kangin ini diharapkan dapat menjadi ruang edukasi budaya yang mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur warisan leluhur Bali. Semangat mapitulung diyakini tetap relevan sebagai fondasi kehidupan sosial yang harmonis di era modern.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....