Satua Bali Tetap Relevan Bentuk Karakter Anak

  • 28 Mei 2026 11:33 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Satua Bali dinilai masih sangat relevan dalam membentuk karakter anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini. Melalui satua Bali, orang tua dapat menanamkan nilai etika, sopan santun, serta rasa hormat kepada sesama sejak usia dini, yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

I ketut Jagra (74) seorang seniman yang berasal dari Sanur, Denpasar Selatan. Saat mengisi acara satua Bali Anak di Studio Pro 4 Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar, pada minggu 24 mei 2026, mengatakan, saat ini anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan handphone dan media sosial. Kalau tanpa pengawasan dari orang tua penggunaan teknologi digital dapat memengaruhi perilaku dan cara berkomunikasi anak dalam kehidupan sehari-hari.

" Sekarang anak-anak lebih sering bermain handphone dibanding mendengarkan cerita tradisional. Kalau tidak diawasi orang tua, penggunaan media sosial bisa memengaruhi sikap, etika, dan cara berbicara anak sehari-hari,” ujar I Ketut Jagra.

Ia juga mengatakan tradisi mesatua kepada anak perlu terus dilestarikan agar generasi muda tidak melupakan akar budaya daerahnya. Selain mempererat hubungan antara orang tua dan anak, kegiatan mendengarkan satua Bali juga dapat membantu membangun karakter anak yang lebih baik.

“Satua Bali bukan hanya cerita pengantar tidur, tetapi juga media pendidikan yang penuh nilai etika dan budaya, di tengah pengaruh teknologi digital seperti saat ini,” imbuhnya.

"Saya berharap orang tua agar tetap meluangkan waktu untuk mesatua disaat menjelang tidur kepada anak-anaknya. Selain menjaga budaya Bali tetap hidup, satua juga bisa membentuk karakter anak agar lebih sopan dan beretika,"ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....