Bukan Sekadar Urusan Pernikahan, Edukasi Pranikah ternyata Cegah Stunting

  • 28 Mei 2026 11:35 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar, Ni Luh Komang Indah Sari, mengajak masyarakat memahami pentingnya pencegahan stunting sejak sebelum menikah. Hal itu disampaikan dalam program siaran Surya Puja di Pro 4 RRI Denpasar, Jumat, 22 Mei 2026.

Indah Sari mengungkapkan, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dalam waktu lama, terutama pada seribu hari pertama kehidupan. Ia menegaskan bahwa dampak stunting tidak hanya terlihat pada pertumbuhan fisik, tetapi juga memengaruhi perkembangan otak, daya tahan tubuh, hingga produktivitas anak di masa depan.

“Pencegahan stunting harus dilakukan sedini mungkin, salah satunya melalui pendidikan pranikah bagi calon pasangan suami istri,” ujar Indah Sari. Ia mengatakan pendidikan pranikah memberikan bekal pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi, gizi seimbang, pola hidup sehat, dan pengasuhan anak.

Penyuluh Agama Hindu Kota Denpasar tersebut menjelaskan pasangan yang menikah di usia terlalu muda cenderung belum siap secara fisik maupun mental dalam menghadapi kehamilan dan kehidupan rumah tangga. Karena itu, calon pengantin perlu memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan sebelum menikah dan menjaga kondisi tubuh sebelum kehamilan.

“Calon pasangan harus memahami bahwa kesehatan anak dimulai dari kesehatan ibu,” katanya. Ia menambahkan ibu yang sehat dan memiliki asupan gizi baik lebih berpeluang melahirkan anak yang sehat dan terhindar dari stunting.

Selain faktor gizi, kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat juga disebut menjadi bagian penting dalam pencegahan stunting. Dalam pendidikan pranikah, pasangan diajarkan pentingnya sanitasi yang baik, penggunaan air bersih, serta menjaga kesehatan mental dalam keluarga.

“Lingkungan yang bersih dan keluarga yang harmonis sangat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujar Indah Sari. Menurutnya, komunikasi yang baik dan penuh kasih sayang dalam keluarga dapat membantu menciptakan kondisi psikologis anak yang sehat.

Ia juga menekankan bahwa pencegahan stunting membutuhkan peran aktif pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh agama, dan masyarakat. Penyuluhan kesehatan kepada calon pengantin dinilai penting agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya mencegah stunting sejak dini.

Dalam perspektif ajaran Hindu, Indah Sari menyebut anak merupakan anugerah suci yang harus dijaga dan dirawat dengan baik. Ajaran Hindu juga menekankan pentingnya melahirkan generasi sehat dan berkualitas melalui pemenuhan gizi, kesehatan, serta keseimbangan hidup.

“Pendidikan pranikah tidak hanya penting bagi keharmonisan rumah tangga, tetapi juga untuk menciptakan generasi bangsa yang sehat dan bebas stunting,” tuturnya. Ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya persiapan sebelum menikah demi mewujudkan keluarga sehat dan berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....