Anak Muda Bali Kini Kian Gemar Gunakan Songket
- 10 Mei 2026 15:32 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Kain songket Bali kini semakin sering digunakan generasi muda. Jika sebelumnya songket lebih banyak digunakan kalangan tua dalam kegiatan adat dan keagamaan, kini generasi muda juga mulai semakin terbiasa mengenakannya.
Pengrajin Songket Sidemen Karangasem, I Gede Pratika Yasa, kepada RRI.CO.ID mengatakan, minat generasi muda menggunakan songket mulai meningkat sejak adanya kebijakan penggunaan kain tenun Bali pada hari tertentu. Menurutnya, anak muda yang sebelumnya ragu menggunakan songket kini mulai lebih percaya diri mengenakannya.
“Jadi yang dulunya mungkin anak muda itu takut ya menggunakan songket, takut gimana, takut gini. Ternyata songket itu bisa dipakai sekeperluan untuk sehari-hari, contoh kayak ke pura, sekarang sudah menjamur. Contoh kayak kemarin saya ke Besakih, anak-anak muda itu semua sudah pakai songket, jadi tidak kayak dulu lagi. Mereka sangat mencintai songket tenun Bali itu,” ujar I Gede Pratika Yasa.
Pratika Yasa menambahkan, media sosial seperti Instagram dan TikTok juga membantu memperkenalkan songket kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Menurutnya, promosi melalui media sosial memudahkan masyarakat mengenal berbagai produk tenun Bali.
“Kebetulan semenjak ada pameran Bali Bangkit ini, kebijakan dari Bapak Gubernur juga yang kini mewajibkan, bukan sih mewajibkan, kan sudah ada perda itu, setiap Kamis sama Selasa menggunakan kain tenun itu. Kalau memang dari zaman sekarang ini semua berawal dari sosial media sih, terutama TikTok sama Instagram,” ujar I Gede Pratika Yasa.
Pengrajin songket berharap minat generasi muda terhadap songket Bali terus meningkat sehingga penggunaan kain tenun tradisional tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....