Upacara Adat di Bali Menjadi Pengingat untuk Merawat Alam
- 08 Mei 2026 09:20 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID,Denpasar-Upacara adat bagi masyarakat Bali,tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan spiritual semata. Di balik rangkaian upacara dan ritual yang dilakukan turun-temurun, tersimpan pesan penting tentang hubungan manusia dengan alam dan kewajiban untuk menjaganya.
Dalam acara Rahajeng Bali pada Kamis, 7 Mei 2026, Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Provinsi Bali, Sang Putu Adi Sanjaya, S.Kom., M.A.P., menjelaskan bahwa banyak tradisi dan sarana upacara Bali sebenarnya memiliki makna ekologis yang kuat. “Yadnya itu adalah indikator lingkungan,” tegasnya.
Menurutnya, berbagai bahan yang digunakan dalam upacara adat seperti bambu, janur, daun, hingga hasil bumi menunjukkan bahwa kehidupan spiritual masyarakat Bali sejak dahulu sangat bergantung pada kelestarian alam. Karena itu, tradisi adat secara tidak langsung mengajarkan masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan sekitar.
Selain itu, berbagai rainan dan hari suci dalam tradisi Bali juga dianggap sebagai pengingat spiritual agar manusia tetap hidup selaras dengan alam. Tradisi tersebut mengajarkan rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap sumber kehidupan.
Kepala Bidang Pemajuan Hukum Adat Provinsi Bali, IB. Rai Dwija menegaskan bahwa desa adat memiliki peran penting dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia dan lingkungan melalui awig-awig serta nilai gotong royong masyarakat.
Namun di tengah perkembangan zaman, sebagian masyarakat mulai memandang upacara adat hanya sebagai rutinitas tanpa memahami makna di baliknya. Modernisasi juga membuat penggunaan bahan alami perlahan tergeser oleh bahan instan dan praktis.
Padahal tradisi adat Bali sejatinya mengandung pesan penting tentang keberlanjutan lingkungan. Ketika masyarakat menjaga alam, maka sumber kehidupan dan budaya juga akan tetap terpelihara.
"Melalui upacara adat, masyarakat Bali tidak hanya diajak untuk berdoa, tetapi juga diingatkan bahwa alam adalah bagian dari kehidupan yang harus dirawat bersama. Sebab bagi masyarakat Bali, menjaga alam bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan bagian dari nilai spiritual yang diwariskan leluhur sejak dahulu,"ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....