Desa Adat Bali, Garda Depan Pelestarian Lingkungan
- 08 Mei 2026 07:53 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Keindahan alam Bali tidak hanya lahir dari bentang pantai, sawah, dan pegunungannya, tetapi juga dari kuatnya nilai budaya masyarakat dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Di tengah berbagai ancaman kerusakan alam dan perubahan iklim, desa adat di Bali dinilai tetap menjadi garda depan dalam pelestarian lingkungan.
Dalam acara Rahajeng Bali pada Kamis, 7 Mei 2026, Kepala Bidang Pemajuan Hukum Adat Provinsi Bali, IB. Rai Dwija menjelaskan bahwa desa adat sejak dahulu memiliki aturan dan sistem kehidupan yang mengatur hubungan manusia dengan alam. “Keberadaan desa adat itu tidak terlepas dari konsep kasukertan, yaitu keseimbangan antara Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan, ketiganya harus harmoni,” tegasnya.
Konsep tersebut menjadi bagian dari filosofi Tri Hita Karana yang menempatkan hubungan harmonis antara manusia, Tuhan, dan lingkungan sebagai dasar kehidupan masyarakat Bali. Dalam praktiknya, nilai itu diterapkan melalui awig-awig atau aturan adat yang mengatur tata kehidupan masyarakat, termasuk dalam menjaga alam.
Menurutnya, setiap desa adat di Bali memiliki cara dan aturan masing-masing dalam menjaga lingkungan sesuai karakteristik wilayahnya. Mulai dari menjaga kawasan suci, sumber air, hingga mempertahankan tanaman yang digunakan dalam upacara adat.
Peran desa adat juga dinilai penting dalam menghadapi tantangan modernisasi yang mulai menggeser nilai gotong royong dan kepedulian lingkungan di masyarakat. Berbagai aturan adat tetap menjadi pengingat agar masyarakat tidak melupakan hubungan spiritual dengan alam.
Fenomena alam seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang pun dinilai tidak lepas dari hubungan manusia dengan lingkungan yang mulai berubah. Karena itu, menjaga alam tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat adat di tingkat desa.
Melalui tradisi, gotong royong, dan aturan adat yang masih dijaga hingga kini. Desa adat Bali dinilai tetap memiliki peran penting sebagai benteng pelestarian lingkungan di tengah arus modernisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....