26 Kompleks Pura Agung Besakih Ini Wajib diketahui

  • 05 Mei 2026 14:35 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID., Denpasar : Pura Agung Besakih adalah pura terbesar yang ada di Bali. Pura Agung Besakih terletak di lereng Gunung Agung (Giri Toh Langkir), Desa Manik Mas, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Pura ini memiliki 1 pura utama yaitu Pura Penataran Besakih dan 25 komplek pura lainnya. Pura ini tidak hanya didatangi oleh umat Hindu yang berasal dari Bali saja, tetapi juga umat Hindu yang ada di luar Bali yang ingin melaksanakan persembahyangan.

Bendesa Adat Besakih, Jero Mangku Widiartha ketika ditemui di Pura Agung Besakih beberapa waktu lalu menyampaikan berkaitan dengan Pura Agung Besakih ada 26 komplek pura yang merupakan satu kesatuan yang utuh. Artinya satu dengan yang lainnya tidak dapat dilepaskan.

Ada 4 catur lawa yang bukan merupakan pedharman . Pura-pura ini merupakan satu kesatuan yang utuh dan lengkap dari 26 komplek pura yang ada. Keempat catur lawa yang ada di Pura Besakih yaitu Catur Lawa Ida Ratu Pande, Catur Lawa Ida Ratu Pasek, Catur Lawa Ida Ratu Penyarikan dan Catur Lawa Ida Ratu Dukuh.

Catur Lawa Ida Ratu Pande merupakan kesatuan dari catur loka pala yaitu Pura Kiduling Kreteg. Catur Lawa Ida Ratu Pande merupakan linggih Ida Betara Brahma dan warnanya itu serba merah. Selanjutnya, Catur Lawa Ida Ratu Pasek merupakan kesatuan dari Pura Gelap. Pura ini merupakan linggih Ida Betara Iswara dan warnanya serba putih.

Catur Lawa Ratu Penyarikan warnanya kuning merupakan satu kesatuan dari catur loka pala Pura Ulun Kulkul yang merupakan pelinggih Ida Betara Mahadewa. Serta Catur Lawa Ida Ratu Dukuh merupakan satu kesatuan dari catur loka pala Pura Batu Madeg yang merupakan pelinggih Ida Betara Wisnu dan warnanya serba hitam, lanjut Jero Mangku Widiartha.

Lebih jauh, Jero Mangku Widiartha menjelaskan, dari ke 26 kompleks pura ini ada juga yang disebut pura penyerang. Pura Penyerang ini ada di sisi barat laut yaitu Pura Paninjoan linggih Ida Betara Sangkara. Kemudian di sisi timur laut yaitu Pura Pangubengan. Sisi tenggara yaitu Pura Basukian. Serta di sisi barat daya yaitu Pura Pasimpangan.

Ada juga Pura Panca Maha Baya. Ciri dari kelima pura ini adalah gedongnya menghadap ke barat. Pura-pura tersebut antara lain Pura Dalem Puri, Pura Tegal Penangsar, Pura Manik Mas, Pura Titi Gonggang dan Pura Dalem Prajapati, tambahnya.

Jero Mangku Widiartha mengungkapkan ada tiga naga, yaitu alam bawah, tengah dan atas, bhur, bhuwah, swah yang berkaitan dengan Pura Agung Besakih. Alam bawah adalah Pura Bangun Sakti atau Pura Naga Anantaboga. Alam Tengah adalah Pura Basukian atau Naga Basuki.

Alam atas adalah Pura Naga Taksaka dan Pura Pengubengan. Pura ini adalah Pura Catur Petala. Ada juga pura panca amerta. Pura yang berkaitan dengan pura ini adalah Pura Goa Raja, Pura Merajan Selonding, Pura Banua Kawan, Pura Merajan Kangin dan Pura Pemuteran.

Secara histori, Sejarah Pura Besakih tidak ada karena pura Besakih merupakan satu kesatuan yang utuh yaitu 26 kompleks pura ini. Biasanya pura yang hanya dikenal di kompleks Pura Besakih adalah Pura Dalem Puri, Penataran Agung dan Pedharman.

Sebenarnya pemedek wajib tahu dan kenal pura-pura lain yang ada di kompleks Pura Besakih. Dan perlu saya tegaskan Kembali Catur Lawa bukanlah pedharman, jadi siapapun boleh bersembahyang di sana, pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....