Konsep Tri Murti di Bali Tercermin dalam Keberadaan Kahyangan Tiga
- 04 Mei 2026 07:47 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, Ni Wayan Sri dalam siaran Surya Puja di Pro 4 RRI Denpasar, Sabtu, 2 Mei 2026, menyampaikan bahwa ajaran Hindu menganut konsep ketuhanan tunggal atau monoteisme yang dikenal sebagai Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Ia memaparkan, bahwa Tuhan itu satu, namun dimaknai dengan banyak nama sesuai fungsi dan manifestasi-Nya.
Lebih lanjut, Sri menjelaskan bahwa dalam manifestasinya, Tuhan dikenal melalui konsep Tri Murti, yakni tiga perwujudan utama sebagai pencipta, pemelihara, dan pelebur alam semesta. “Tri berarti tiga dan murti berarti perwujudan sehingga Tri Murti adalah tiga manifestasi utama Tuhan,” jelasnya.
Manifestasi pertama adalah Dewa Brahma sebagai pencipta alam semesta beserta seluruh isinya yang disertai sakti Dewi Saraswati sebagai simbol ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan. Brahma menciptakan alam semesta, termasuk unsur-unsur kehidupan dan pengetahuan yang menjadi pedoman umat manusia.
Selanjutnya, Dewa Wisnu berperan sebagai pemelihara dan pelindung alam semesta dengan sakti Dewi Laksmi yang melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan. Wisnu menjaga keseimbangan alam dan sering turun ke dunia dalam berbagai awatara untuk menyelamatkan umat manusia.
Sementara itu, Dewa Siwa merupakan manifestasi Tuhan sebagai pelebur yang mengembalikan segala sesuatu ke asalnya dengan didampingi sakti Dewi Durga atau Parwati. Siwa tidak hanya melebur, tetapi juga mengajarkan kasih sayang dan dharma kepada umat manusia.
Sri menambahkan, bahwa dalam kehidupan masyarakat Bali, konsep Tri Murti tercermin dalam keberadaan Kahyangan Tiga, yaitu Pura Desa, Pura Puseh, dan Pura Dalem sebagai simbol keseimbangan kosmis. “Ini menjadi dasar kehidupan spiritual masyarakat dalam menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan,” jelasnya.
Di akhir pemaparannya, Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Gianyar tersebut mengajak umat Hindu untuk senantiasa bersyukur dan menjalankan ajaran dharma dalam kehidupan sehari-hari. “Mari kita berjalan di jalan dharma agar tujuan hidup dapat tercapai dengan baik,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....