Siswa SMPN 5 Abiansemal Olah Bahan Organik Jadi Gayor Klasik
- 02 Mei 2026 20:38 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar- Siswa kelas VIII H SMP Negeri 5 Abiansemal menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut hari ulang tahun sekolah, dengan bergotong royong membuat dekorasi gayor klasik berbahan organik di rumah salah seorang siswa, di Jeroan Baleran Mambal, Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua Kelas VIII H, Gusti Ayu Adelia Pramesti ini, bertujuan untuk mempersiapkan stan UMKM sekolah, yang akan diperlombakan pada puncak peringatan hari jadi tanggal 4 hingga 5 Mei 2026.
Ayu Adelia yang akrab disapa Gek Adel mengungkapkan, persiapan intensif telah dilakukan oleh para siswa selama dua minggu terakhir, agar hasil dekorasi yang menggunakan dana kas kelas ini, dapat tampil maksimal saat dibawa ke sekolah pada Minggu pagi ( 3 Mei 2026 ). Pengerjaan kerajinan gayor tersebut sengaja mengusung konsep tradisional Bali, guna menyelaraskan dengan identitas estetika sekolah, serta menjaga kekompakan antar kelas.
Gek Adel menjelaskan bahwa pilihan konsep klasik ini didasari oleh keinginan untuk tampil selaras dengan lingkungan sekolah, namun tetap mengedepankan aspek keberlanjutan. "Kami memilih gaya klasik dengan bahan-bahan organik seperti tikar Bali, bambu, triplek dan koran untuk mengurangi tumpukan sampah plastik, yang saat ini sudah sangat banyak," ujar Gek Adel saat diwawancara di lokasi pembuatan gayor.
Proses produksi dekorasi ini melibatkan lima belas (15 ) personel kelas termasuk Rhani, Dewi, Gek Intan, Dayu Alisa, Melody, Geisha, Tami, Dea, Dek Agus, Arya, Guna, Mang Adi, dan Dandy. Dalam pembagian tugasnya, siswa laki-laki melakukan pekerjaan fisik seperti memotong bambu dan mengebor triplek, sedangkan siswa perempuan fokus pada pengerjaan detail seperti melipat kertas koran.
Selain tim dekorasi, sisa anggota kelas lainnya telah dimandatkan untuk mengelola stan UMKM, yang menjual produk chicken popcorn dan iced tea ( es teh). Menurut Gek Adel manajemen sekolah memang mengatur agar kelas VIII fokus pada penjualan makanan ringan, sementara kelas IX menyediakan makanan berat dan kelas VII sebagai segmen konsumennya.
Gek Adel menambahkan, mengenai aspek lingkungan para siswa telah merencanakan manajemen limbah yang sistematis, dengan cara membongkar ulang dekorasi tersebut setelah acara selesai, agar bahan yang masih layak bisa disimpan kembali. Sisa material yang benar-benar tidak dapat digunakan lagi, nantinya akan disalurkan ke sistem pembuangan akhir dan teba modern yang telah tersedia di area lingkungan SMP Negeri 5 Abiansemal.
Gek Adel juga menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan, meskipun saat ini sedang berada di tengah gempuran tren gaya hidup modern yang serba cepat. "Harapan kami, meskipun kita hidup di zaman modern, jangan sampai lupa bahwa sampah akan selalu menumpuk, sehingga kita harus membiasakan diri memakai bahan yang bisa didaur ulang," tegas siswi berusia lima belas (15) tahun tersebut.
Rangkaian perayaan hari ulang tahun sekolah ini dipastikan akan berlangsung meriah, dengan berbagai agenda mulai dari pemilihan Jegeg Bagus, pementasan teater dan pemotongan tumpeng. Seluruh kegiatan ini dirancang khusus untuk mempererat hubungan kekeluargaan di antara keluarga besar SMP Negeri 5 Abiansemal, melalui kolaborasi kreatif dan pengembangan jiwa kewirausahaan siswa sejak dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....