Sekda Eddy Mulya: Balinale 2026 Jadi Magnet Wisatawan Berkualitas ke Denpasar

  • 01 Mei 2026 17:10 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar berharap ajang Bali International Film Festival (Balinale) 2026 mampu menjadi magnet baru dalam menarik wisatawan berkualitas ke Kota Denpasar. Harapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, saat menghadiri kegiatan Road to Balinale 2026, Kamis 30 April 2026.

Kegiatan ini menjadi rangkaian awal menuju perhelatan Balinale 2026 yang menghadirkan atmosfer sinema internasional di kawasan Sanur. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Konsulat Jenderal Australia Jo Stevens, Festival Director Balinale Deborah Gabinetti, serta sejumlah pelaku industri kreatif dan perfilman.

Dalam sambutannya, Eddy Mulya menegaskan bahwa festival film internasional tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pariwisata. “Festival film internasional adalah magnet pariwisata yang mampu menghadirkan wisatawan dengan profil beragam, tidak hanya menikmati alam, tetapi juga budaya dan karya seni,” ujarnya.

Menurutnya, segmen wisatawan seperti ini menjadi penting dalam upaya meningkatkan kualitas pariwisata Denpasar, tidak hanya berorientasi pada jumlah kunjungan. Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemkot Denpasar untuk terlibat aktif dalam pengembangan ekosistem industri kreatif, termasuk mendukung penguatan kawasan Sanur sebagai pusat budaya dan kreativitas.

“Kami ingin hadir sebagai mitra nyata dalam membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan, sekaligus mendorong Denpasar menjadi destinasi yang semakin hidup dalam menyambut event internasional,” katanya.

Eddy Mulya juga menekankan pentingnya investasi pada sumber daya manusia kreatif, seperti sineas muda, seniman, dan komunitas budaya sebagai fondasi masa depan pariwisata. Sementara itu, Festival Director Balinale, Deborah Gabinetti, menjelaskan bahwa Road to Balinale 2026 dirancang sebagai ruang interaksi antara komunitas lokal, pelaku industri kreatif, insan perfilman, dan pegiat budaya dalam suasana santai di kawasan pesisir Sanur.

Balinale ke-19 dijadwalkan berlangsung pada 1–7 Juni 2026 dengan menampilkan sekitar 100 film dari 35 negara, termasuk 20 pemutaran perdana dunia (world premieres), 10 pemutaran perdana internasional, dan 26 pemutaran perdana Asia. Selain pemutaran film, festival ini juga menghadirkan program pengembangan talenta kreatif global, salah satunya Art of the Score yang dikembangkan bersama The Juilliard School sejak 2021.

“Program ini mempertemukan sineas dunia dengan mahasiswa pencipta musik visual dalam kolaborasi lintas disiplin,” ujar Deborah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....