Wujud Bhakti Ibu-Ibu Sanggar Alit Sundari

  • 24 Apr 2026 13:30 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Karangasem - Para ibu-ibu dari Sanggar Alit Sundari ngayah dengan menampilkan Tari Rejang Kesari, di Pura Agung Besakih, serangkain upacara Ida Betara Turun Kabeh pada Rabu 22 April 2026.

Dengan balutan busana berwarna kuning yang melambangkan kesucian, para penari tampil penuh penghayatan. Gerakan yang lembut mencerminkan ketulusan hati sebagai persembahan ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Seorang penari Dewa Ayu Diah (32) mengatakan Tari Rejang Kesari merupakan simbol bhakti dan kesucian. Di saat momen yang sangat sakral ini dapat ngayah di Pura Agung Besakih merupakan hal yang sangat dinantikan. "Ini momen yang sangat kami tunggu-tunggu. Bisa ngayah menari saat upacara Ida Betara Turun Kabeh menjadi kebanggaan tersendiri dan memberikan kepuasan batin bagi kami sebagai umat Hindu,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, Sanggar Alit Sundari secara konsisten aktif ngayah di berbagai pura di Bali sebagai wujud pelestarian seni budaya sekaligus bentuk pengabdian spiritual." Kami selalu aktif ngayah di pura-pura yang ada di Bali. Selain untuk memperkuat rasa kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi wujud peningkatan sradha dan bhakti,” imbuhnya

" Saya berharap agar anak-anak sanggar tetap kompak dan kegiatan ini tetap dilaksanakan secara berkesinambungan, sehingga nilai-nilai seni, kebersamaan, serta sradha dan bhakti dapat terus terjaga."imbuhnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....