Sanggar Alit Sundari Ngayah di Pura Agung Besakih

  • 23 Apr 2026 21:18 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Karangasem – Semangat pelestarian seni ditunjukkan oleh Sanggar Alit Sundari, Banjar Budaireng, Desa Batuyang, Batubulan Kangin, saat ngayah menabuh di Pura Agung Besakih dalam rangkaian upacara Ida Betara Turun Kabeh pada Rabu 22 April 2026.

Puluhan penabuh anak-anak sanggar tampil dengan penuh semangat, memainkan gamelan sebagai bagian dari persembahan suci kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Mereka mampu menunjukkan kekompakan dalam setiap tabuhan yang di pentaskan.

Pembina Sanggar Alit Sundari, Nyoman Sunarta, S.Sn (56) mengatakan, kegiatan ngayah yang dilakukan tidak hanya dimaknai sebagai bentuk pengabdian spiritual, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi anak - anak sanggar, untuk membentuk karakter sekaligus melatih mental mereka sejak dini.

“ Setiap tahunnya kami selalu ngayah di Pura Agung Besakih, selain menunjukan rasa bakti, saya ingin melatih bagaimana anak-anak belajar tentang disiplin dan tanggung jawab, sekaligus melatih mental mereka agar lebih percaya diri,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, pada pelaksanaan upacara yadnya Ida Betara Turun Kabeh tahun ini, Sanggar Alit Sundari membawa tiga kelompok penabuh, yakni penabuh anak-anak, remaja, dan ibu-ibu, selain itu juga membawa penari Rejang serta penari topeng wali untuk ngayah di Pura Agung Besakih." Ini menjadi bentuk kesungguhan kami dalam menghaturkan persembahan secara utuh, sekaligus memperkuat pelestarian seni tradisional Bali lintas generasi." imbuhnya.

“Saya berharap anak-anak sanggar ke depan tetap konsisten berkesenian dan memiliki semangat ngayah di pura-pura yang ada di Bali. Karena melalui kegiatan ini, mereka secara langsung menjaga tradisi sekaligus mengembangkan kreativitasnya di dunia seni,” imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....