Made Batur Mendedikasikan Hidupnya untuk Seni

  • 23 Apr 2026 17:14 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Gianyar – Made Sutama atau yang akrab disapa Made Batur (61), seorang seniman topeng asal Batubulan, Gianyar. Ia mendedikasikan hidupnya untuk dunia seni tari tradisional Bali walaupun di usia yang sudah senja.

Made Sutama mengatakan mewarisi kemampuan menari dari kedua orang tuanya. Sejak duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar, sudah mulai serius menekuni dunia tari." Dulu orang tua saya adalah seorang penari, dorongan dari orang tua, sejak kelas 3 SD saya belajar langsung dengan Bapak Made Jimat seorang seniman tari ternama asal Batuan, Gianyar " tuturnya.

Ia juga mengatakan menari itu adalah sebuah bentuk keindahan yang lahir dari perpaduan rasa, gerak, serta jiwa, dan setiap gerakan tari memiliki nilai estetika.“Bagi saya menari itu adalah keindahan. Keindahan itu akan terasa ketika seorang penari mampu menyatukan perasaan dengan setiap gerakan yang dibawakan ," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap generasi muda yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam melestarikan seni dan budaya Bali, di tengah perkebangan zaman seperti saat ini.

“Saya sangat bangga pada generasi muda saat ini. Mereka punya semangat yang luar biasa untuk belajar dan menjaga seni budaya Bali agar tetap hidup,” ucapnya.

"Saya berharap generasi muda dapat terus melestarikan seni tari tradisional Bali serta mengembangkannya tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi yang ada, karena seni budaya merupakan identitas yang adiluhung,”ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....