Tumpek Landep Dimaknai sebagai Momentum Menajamkan Pikiran

  • 20 Apr 2026 18:27 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Hari suci Tumpek Landep dimaknai sebagai momentum untuk meningkatkan ketajaman pikiran dan spiritualitas. Hal ini di ungkapan seorang dosen Ilmu Agama Hindu Universitas Hindu Indonesia (UNHI ) Denpasar, Agus Triadi Kiswara .

Ia mengatakan makna “landep” yang berarti tajam tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga secara filosofis sebagai ketajaman pikiran dan hati dalam menjalani kehidupan. Simbol tersebut diwujudkan melalui senjata pusaka seperti keris yang menjadi sarana pemujaan dalam perayaan Tumpek Landep. “Merujuk dari kata landep itu berarti tajam, yang disimbolkan dengan senjata keris. Jadi saat Tumpek Landep, lebih tepat kita menghaturkan upakara sebagai bentuk penghormatan dan penyucian terhadap benda-benda pusaka tersebut,” tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa saat perayaan Hari Suci Tumpek Landep, banyak masyarakat umat Hindu sedharma yang menghaturkan upakara terhadap kendaraan bermotor maupun berbagai prasarana rumah tangga berbahan logam. Hal tersebut dinilai tidak keliru, karena pada dasarnya merupakan bentuk rasa bhakti dan penghormatan terhadap benda-benda yang menunjang kehidupan..

"Kalau menghaturkan sesaji pada kendaraan bermotor menurut saya, lebih tepat pada saat Tumpek Kuningan, karena pada saat itu kita memuja Dewi Laksmi atau Dewi kemakmuran. Di sini merujuk kepada rasa syukur karena kita sudah diberikan rezeki,” imbuhnya.

" Saya berharap umat Hindu dapat semakin mengasah ketajaman hati nurani, memperkuat pengendalian diri, serta menjaga keselarasan antara pikiran, perkataan, dan perbuatan (Tri Kaya Parisudha ). Dengan demikian, nilai-nilai yang terkandung dalam hari suci Tumpek Landep tidak hanya dirasakan secara simbolis, tetapi juga menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis, bijaksana, dan penuh makna,"ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....