Setiap Perbuatan Manusia akan Menghasilkan Buah atau akibat
- 14 Apr 2026 07:20 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Siaran Obrolan Galang Kangin di Pro 4 RRI Denpasar mengangkat tema “Buah Karma” bersama I Nyoman Sunarta dan I Ketut Candra, Selasa, 14 April 2026. Obrolan ini mengulas pemahaman ajaran karma dalam kehidupan sehari-hari umat Hindu.
Dalam perbincangan tersebut dijelaskan bahwa setiap perbuatan manusia akan menghasilkan buah atau akibat yang tidak dapat dihindari. Konsep ini menegaskan bahwa karma baik akan berbuah kebaikan, sedangkan karma buruk akan membawa konsekuensi sebaliknya.
Sunarta dan Candra menekankan bahwa proses terjadinya buah karma tidak selalu langsung terlihat, melainkan melalui tahapan waktu tertentu. Seperti halnya menanam benih, hasilnya akan muncul ketika sudah mencapai waktu yang tepat untuk berbuah.
Lebih lanjut disampaikan bahwa manusia perlu menyadari setiap tindakan, baik kecil maupun besar, memiliki dampak bagi kehidupan. Kesadaran ini diharapkan mampu membentuk perilaku yang lebih bijaksana dan bertanggung jawab.
Dalam praktik kehidupan, karma juga berkaitan erat dengan niat dan ketulusan dalam berbuat. Perbuatan yang dilandasi niat baik akan memberikan hasil yang lebih bermakna dibandingkan tindakan yang dilakukan dengan pamrih.
Selain itu, Sunarta dan Candra mengajak masyarakat untuk tidak mudah mengeluh atas hasil yang diterima, karena merupakan bagian dari proses hukum karma. Setiap pengalaman, baik suka maupun duka, hendaknya dijadikan pembelajaran untuk memperbaiki diri.
Obrolan juga menyinggung pentingnya berbagi dan berbuat baik kepada sesama sebagai bagian dari upaya menanam karma positif. Sikap saling membantu diyakini mampu menciptakan keseimbangan dan keharmonisan dalam kehidupan sosial.
Di sisi lain, masyarakat diingatkan untuk menghindari tindakan negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Perilaku yang tidak baik pada akhirnya akan kembali kepada pelakunya dalam bentuk buah karma.
Melalui siaran ini, pendengar diajak memahami bahwa hukum karma bekerja secara adil dan tidak memihak. Oleh karena itu, setiap individu diharapkan mampu menjaga pikiran, ucapan, dan perbuatan agar tetap selaras dengan ajaran dharma.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....