Kendalikan Ambisi Jabatan Demi Menjaga Etika Sosial

  • 12 Apr 2026 16:42 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Penyuluh Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Badung , Ni Luh Ernawati,S.H., M.I.Kom., menyoroti unsur Artha atau jabatan sebagai salah satu bagian dari Sapta Timira, yang paling rentan membuat seseorang menghalalkan segala cara demi memuaskan keinginan pribadi. Ia mengingatkan bahwa ambisi jabatan yang tak terkendali, dapat membutakan mata hati dan nurani manusia.

Ernawati mengungkapkan keinginan kuat untuk menduduki jabatan tertentu, sering kali membuat nurani manusia menjadi gelap dan tega menindas orang lain, yang berada di posisi lebih lemah. "Keserakahan jabatan yang tidak dilandasi etika akan melenyapkan rasa empati terhadap sesama” ujar Ernawati ketika berbincang dalam program acara Obrolan Komunitas di Pro 4 RRI Denpasar, Selasa, 7 April 2026.

Ernawati menambahkan pengendalian diri terhadap unsur Sapta Timira sangat penting dilakukan, agar pikiran seseorang tetap jernih dan terhindar dari perilaku koruptif. Jika sifat ini tidak dikendalikan, maka jabatan yang seharusnya digunakan untuk melayani, justru berubah menjadi alat pemuas ego yang merusak tatanan sosial.

Manusia yang dikuasai oleh ambisi Artha, cenderung mengabaikan dampak buruk dari setiap kebijakan yang mereka ambil demi keuntungan pribadi. "Pengendalian diri dari pengaruh gelap Sapta Timira akan melahirkan pemimpin berkarakter baik, etika tinggi, dan solidaritas sosial yang kuat’’ jelas Ernawati.

Ernawati mengungkapkan refleksi diri dan penguatan pertahanan batin, hendaknya selalu diterapkan agar setiap tanggung jawab yang diberikan, dapat dijalankan dengan penuh integritas. Semakin tinggi tingkat spiritualitas seseorang, seharusnya semakin tinggi pula rasa kepedulian sosial yang dimiliki.

Ernawati menegaskan setiap orang harus mampu melihat jabatan sebagai amanah, yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan dan sesama melalui tindakan yang nyata. Dengan hati yang jernih, setiap orang akan dapat memberikan kontribusi positif, bagi terciptanya kedamaian dan keharmonisan di lingkungan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....