Umat Hindu Hindari Potong Rambut saat Pemelastali

  • 07 Apr 2026 03:31 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar- Penyuluh Agama Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, I Gusti Putu Suana, S.Ag., M.Si., mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga etika dan kewaspadaan diri pada malam Kajeng Keliwon Pemelastali. Momentum ini diyakini oleh masyarakat Hindu di Bali, sebagai waktu pertemuan kekuatan mistis untuk di alam semesta.

Suana mengungkapkan masyarakat Hindu di Bali, meyakini tidak baik melakukan keramas atau memotong rambut pada Kajeng Keliwon Pemelastali, karena dianggap dapat mempermudah masuknya pengaruh energi negatif ke dalam tubuh. “Larangan ini bukan sekadar mitos belaka, melainkan bentuk perlindungan diri secara spiritual, agar kondisi fisik dan pikiran tetap tertutup dari energi negatif” ujar Suana dalam program acara Obrolan Komunitas di Pro 4 RRI Denpasar, Selasa, 31 Maret 2026.

Pemotongan rambut atau aktivitas pembersihan kepala di malam hari saat Kajeng Keliwon Pemelastali, dianggap dapat melemahkan proteksi diri, saat pintu energi antara dunia nyata dan niskala sedang terbuka lebar. Menurut Suana dari sisi metafisika, Kajeng Keliwon Pemelastali adalah waktu yang sangat kuat untuk menetralisir Bhuta Kala, sehingga kewaspadaan terhadap energi di lingkungan sekitar (Bhuana Agung) harus ditingkatkan oleh umat Hindu.

Dijelaskan Suana, selain pantangan fisik, umat juga disarankan untuk lebih banyak berdiam diri di rumah dan melakukan perenungan, dibandingkan bepergian keluar tanpa tujuan yang jelas. “Fokus pada doa dan persembahan sesaji di ambang pintu rumah, menjadi cara terbaik untuk membentengi keluarga dari gangguan kekuatan yang tidak terlihat” jelas Suana.

Dengan memahami pantangan ini, diharapkan umat dapat menjalani prosesi pembersihan diri dengan lebih tenang dan terhindar dari segala marabahaya. Kesadaran akan adanya keseimbangan antara kekuatan positif dan negatif di alam semesta, menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan rumah tangga selama masa transisi spiritual ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....