Pasca-Saraswati, Umat Hindu Laksanakan Tradisi Banyu Pinaruh

  • 05 Apr 2026 09:52 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Sehari setelah melaksanakan Hari Suci Saraswati, umat Hindu melanjutkan ritual Banyu Pinaruh. Banyu Pinaruh merupakan tradisi melukat atau penyucian diri dengan menggunakan air suci di laut, danau, sungai, maupun pancuran.

Secara etimologis, kata banyu berarti air, sedangkan pinaruh berasal dari kata pinaweruh yang berarti pengetahuan. Dengan demikian, Banyu Pinaruh dapat dimaknai sebagai air pengetahuan.

Filosofinya, setiap orang hendaknya menyucikan diri lahir dan batin setelah memperoleh ilmu pengetahuan pada Hari Saraswati, sehingga ilmu tersebut menjadi bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu diungkapkan Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, kepada RRI di Denpasar, Minggu 5 April 2026.

Dijelaskan, Banyu Pinaruh menjadi simbol bahwa setelah menerima anugerah ilmu dari Dewi Saraswati, umat perlu kembali membersihkan pikiran, perkataan, dan perbuatan agar bijaksana dalam mengamalkan pengetahuan tersebut. Dalam ritual ini juga hendaknya disertai dengan mulat sarira atau introspeksi diri.

“Ketika kita mampu melakukan mulat sarira terhadap ilmu pengetahuan, kita diharapkan dapat membersihkan diri sehingga ke depan umat mampu berbuat baik serta memperoleh ilmu yang berguna bagi diri sendiri, alam, dunia, dan negara,” jelasnya.

Tradisi Banyu Pinaruh yang dilaksanakan pada pagi maupun sore hari ini menjadi momentum penting untuk menyucikan diri secara sekala, yakni dengan menggunakan sarana air.

Air menjadi sarana penyucian karena dianggap sebagai sumber kehidupan. Melalui prosesi melukat, umat Hindu diingatkan untuk menghilangkan segala kotoran lahiriah serta membersihkan pikiran dari sifat serakah, marah, dan iri hati.

“Pembersihan diri ini bertujuan untuk ngelukatang dewek agar ke depannya menjadi manusia yang berguna di dunia ini,” ungkapnya.

Pada era saat ini, Banyu Pinaruh menjadi momentum untuk merenung dan kembali pada kesadaran spiritual. Tradisi ini mengingatkan bahwa pengetahuan sejati adalah yang membawa manfaat bagi sesama, alam dan semesta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....