Pengendalian Diri dan Kesadaran Spiritual, Kunci Mengatasi Berbagai Konflik
- 02 Apr 2026 10:40 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kota Denpasar, Ida Bagus Made Putra, dalam siaran Surya Puja di Pro 4 RRI Denpasar menyampaikan bahwa ajaran cinta kasih merupakan fondasi utama dalam mewujudkan keharmonisan hidup, baik dalam keluarga, masyarakat maupun hubungan dengan alam dan Tuhan. Ia menyoroti bahwa berbagai konflik dan kekerasan yang terjadi saat ini merupakan cerminan memudarnya nilai cinta kasih dalam diri manusia.
Menurut Putra, cinta kasih dalam perspektif Hindu bersifat tulus, tanpa pamrih, dan tidak dilandasi keinginan memiliki, melainkan memberi dengan kesadaran penuh. Konsep ini diperkuat dengan ajaran “Tat Tvam Asi” yang mengajarkan bahwa menyakiti orang lain sama dengan menyakiti diri sendiri, sehingga manusia dituntut untuk menumbuhkan empati dan kepedulian.
“Manusia memiliki lima aspek kepribadian, yakni intelektual, fisik, emosi, sosial, dan spiritual yang harus dikelola secara seimbang untuk mencapai kebahagiaan,” jelas Putra. Ia menegaskan, dengan pengendalian diri terhadap sifat negatif seperti amarah, keserakahan, iri hati, dan ego, seseorang dapat membangun kehidupan yang lebih harmonis.
Penyuluh Agama Hindu Kota Denpasar tersebut juga menekankan bahwa keinginan yang tidak terbatas menjadi salah satu penyebab utama pudarnya cinta kasih dalam diri manusia. Oleh karena itu, pengendalian diri dan kesadaran spiritual menjadi kunci untuk mengatasi berbagai konflik yang muncul dalam kehidupan.
Di akhir siaran, Putra Adnyana mengajak masyarakat untuk menumbuhkan cinta kasih secara universal kepada semua makhluk sebagai wujud pengamalan ajaran Weda. “Dengan cinta kasih, keharmonisan dan kedamaian tidak hanya dirasakan secara individu, tetapi juga dapat terwujud dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara”, tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....