Rangkaian Upacara Ida Betara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih

  • 01 Apr 2026 12:11 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID., Denpasar : Pelaksanaan Ida Betara Turun Kebeh di Pura Agung Besakih tahun 2026 ini puncaknya akan dilaksanakan kamis, 2 April 2026. Pelaksanaan ini bertepatan dengan rahina Suci Purnama Kedasa.

Ketua Umum Tawur Tabuh Gentur dan Karya Betara Turun Kabeh Tahun 2026 sekaligus Jero Bendesa Adat Besakih, Jero Mangku Widiarta ketika diwawancarai RRI Denpasar di Pura Agung Besakih, Senin 30 Maret 2026 menyampaikan rangkaian sebelum puncak yang dilaksanakan adalah upacara Nedunang Ida Betara pada Senin, 30 Maret 2026. Kemudian pada Selasa, 31 Maret 2026 dilaksanakan upacara Pemelastian Ida Betara ke Tegal Suci Banjar Tegenan, Desa Menanga jam 10 pagi sampai dengan jam 3 sore. Setelah kembali Ida Betara melinggih di Pesamuan Pura Agung Besakih. Prosesi selanjutnya setelah Ida Betara malinggih di Pesamuan, malamnya dilaksanakan upacara Ngias Betara.

Lebih jauh Jero Mangku Widiarta menuturkan upacara yang juga dilaksanakan berkaitan dengan Karya Ida Betara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih adalah prosesi atau upacara Mapepada. Upacara ini dilaksanakan Rabu, 1 April 2026. Mapepada adalah upacara yang dilakukan untuk menyucikan Wewalungan yang akan dipersembahkan pada puncak Karya Ida Betara Turun Kabeh. Upacara mapepada ini dilaksanakan sekitar jam 11 siang.

Pada Rabu, 1 April 2026 malam juga akan dilaksanakan upacara Memben. Memben itu adalah pemelaspasan atau penucian Bakti yang akan dipersembahkan besoknya atau pada saat puncak (kamis, 2 April 2026). Jadi seluruh bakti yang ada ini dipelaspas atau disucikan, tambah Jero Mangku Widiarta.

Puncak Karya Ida Betara Turun Kabeh, Kamis 2 April 2026 yang bertepatan dengan Purnama Kedasa prosesi akan dilaksanakan dari pagi. Upacara Ida Betara Turun Kabeh sendiri kira-kira akan dilaksanakan jam 12.00 wita sesudah persembahan dilakukan. Kemudian dilanjutkan dengan Ida Betara Tedun ke Balai Peselang dan Mejaya-jaya sekitar jam 12.30 wita. Seluruh Pralingga Ida Betara katuran mepurwa daksina 3 kali. Setelah mepurwa daksina 3 kali Kembali melinggih di Balai Peselang. Di Balai peselang dihaturkan upacara Mejaya-jaya. Sorenya jam 15.00 wita, pemangku Agung menggelar upakara Mungkah Ajang di Balai Panjang atau Pesamuhan Agung. Itu rangkaian dari puncak karya sampai terakhir jam 16.00 wita atau jam 4 sore, pungkas Jero Mangku Widiarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....