Seni sebagai Media Pemersatu
- 27 Mar 2026 08:50 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung – Aktivitas berkesenian tidak hanya menjadi bagian dari tradisi budaya Bali, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun relasi sosial dan menemukan kepuasan batin. Hal ini dirasakan oleh Putu Jaya Negara (24), seniman karawitan yang berasal dari banjar Kedampal, Abiansemal, Badung, yang aktif dalam kegiatan seni karawitan.
Putu Jaya mengaku tertarik dengan seni tabuh sejak dari kecil, ia tertarik karena melihat aktivitas sekaa tabuh di banjarnya. Seiring waktu, ketertarikannya berkembang menjadi hobi yang memberikan banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. "Awalnya sering diajak oleh bapak latihan menabuh dibanjar, dari sana saya menjadi terbiasa dan semakin tertarik terhadap seni karawitan,” tuturnya.
Ia mengatakan menabuh bukan sekadar memainkan alat musik tradisional, tetapi juga menjadi media untuk menjalin pertemanan. Melalui kegiatan tersebut, ia dapat bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang yang memiliki minat yang sama dalam seni budaya Bali.
“Bagi saya menabuh itu asik, selain dapat menyalurkan hobi, kita bisa berkumpul dengan teman - teman yang sefrekwensi, pokoknya berkesian itu, bisa dikatakan sebagai media pemersatu," ucapnya.
Selain itu ia juga mengatakan merasakan kepuasan batin setiap kali terlibat dalam kegiatan menabuh, terutama saat mengiringi upacara keagamaan. Ada rasa bangga dan ketenangan tersendiri baginya.
| Baca juga: Wayang Cupak Wang Ked Meriahkan PKB Ke-48 |
"Saya merasakan kepuasan batin pada saat ikut ngayah menabuh dipura, pokoknya sangat sulit diungkapkan dengan kata -kata," imbuhnya sambil tertawa.
"Saya berharap generasi muda lainnya agar ikut melestarikan seni tradisi yang adilihung ini, karena selain menjaga warisan budaya, kegiatan berkesenian ini juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan mental," imbuhnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....