Tawur Agung kesanga di Catus Pata Kota Denpasar
- 20 Mar 2026 07:53 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Umat Hindu di khususnya di kota Denpasar melaksanakan upacara Yadnya Tawur Agung Kesanga pada , Rabu 18 maret 2026, di kawasan Catus Pata Kota Denpasar. Pelaksanaan upacara Bhuta yadnya ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyucian alam semesta guna menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan menjelang Hari Suci Nyepi.
Turut hadir dalam upacara ini adalah Wali kota Denpasar I Gusti Ngura Jaya Negara, bersama jajaran pemerintah daerah, kehadiran beliau didampingi oleh unsur Kesra, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para penyuluh agama Kota Denpasar, serati, serta perwakilan dari seluruh desa adat se-Kota Denpasar.
Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat dalam menjaga serta melestarikan tradisi dan nilai-nilai spiritual yang diwariskan secara turun-temurun.
Salah seorang penyuluh agama Hindu di Kota Denpasar Gede Adi Putra Dwipayana, S.Pd (29), mengatakan makna dari upacara Yadnya Tawur Agung Kesanga ini adalah untuk keseimbangan alam saat energi - energi negatif di netralisir melalui yadnya tawur agung kesanga. "Melalui yadnya tawur agung kesanga ini, kita diajak untuk mengembalikan keseimbangan alam, sesuai konsep Tri Hita Karana, hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam harus selaras dan berjalan harmonis ," imbuhnya.
Ia juga mengatakan upacara ini dipuput oleh enam sulinggih untuk memimpin jalannya upacara tawur agung kesanga . Dikatakan dalam pelaksanaan yadnya ini, masing-masing sulinggih memiliki peran tersendiri sesuai dengan fungsi dan kedudukannya dalam upacara.
"Beliu adalah Ida Pedanda Putra Telaga, Ida Pedanda Mas Jelantik, Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti, Ida Jro Dukuh Udhalaka Dharma ,Sri Empu Dharma Sunu dan Ida Pandita Mpu Dharma Siwa Putra Shanti Yoga, " imbuhnya.
Ia berharap masyarakat tidak hanya menjalankan ritual secara seremonial, tetapi mampu memaknai nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. "Mari tumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga keharmonisan hidup, memperkuat persatuan, serta merawat alam sebagai bagian dari kehidupan ," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....