Jaya Negara Kukuhkan Bendesa Alitan MDA Denpasar Lewat Prosesi Majaya-Jaya

  • 04 Mar 2026 06:39 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengukuhan Bendesa Alitan dalam prosesi Majaya-Jaya Paruman Alitan Majelis Desa Adat Kota Denpasar di Pura Agung Lokanatha, Lumintang, Selasa 03 Maret 2026. Prosesi sakral yang bertepatan dengan Purnama Kasanga ini menjadi penanda penguatan peran desa adat di tengah dinamika pembangunan Kota Denpasar.

Upacara Majaya-Jaya dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Gelgel Keniten dari Griya Satya, dilanjutkan dengan persembahyangan bersama serta penyerahan SK secara simbolis oleh Wali Kota Jaya Negara kepada para Bendesa Alitan yang telah ditetapkan. Dalam sambutannya, Jaya Negara mengapresiasi pelaksanaan Majaya-Jaya sebagai bentuk komitmen menjaga keharmonisan dan memperkuat eksistensi lembaga adat di Kota Denpasar.

Menurutnya, Majelis Desa Adat memiliki peran strategis dalam melestarikan nilai-nilai adat, tradisi, dan budaya Bali di tengah perkembangan kota yang kian pesat. “Melalui pelaksanaan upacara ini, kita berharap seluruh pengurus dan anggota Majelis Desa Adat diberikan kerahayuan, kekuatan, serta kelancaran dalam mengemban tugas menjaga adat, budaya, dan kearifan lokal Bali,” ujar Jaya Negara.

Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan desa adat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan berbasis budaya. Kolaborasi yang solid diharapkan mampu menjaga kelestarian kearifan lokal sekaligus mendukung Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya.

Sementara itu, Ketua MDA Kota Denpasar, I Ketut Wisna, menjelaskan bahwa prosesi ini juga menjadi rangkaian pengukuhan Bendesa Alitan di empat kecamatan se-Kota Denpasar. Sebelumnya, paruman tingkat kecamatan telah dilaksanakan untuk menetapkan Bendesa Alitan di masing-masing wilayah.

Pengukuhan tersebut kemudian dituangkan dalam SK Majelis Desa Adat dan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Denpasar dalam prosesi Majaya-Jaya. “Kehadiran Bendesa Alitan diharapkan dapat memperkuat pendampingan dan penguatan desa adat di masing-masing kecamatan,” jelas Wisna.

Ia menambahkan, Majelis Desa Adat diharapkan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Denpasar serta aktif ngayah dalam menjaga dan memperkuat desa adat sebagai pilar utama kehidupan masyarakat Bali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....