Tempat Melukat Tersembunyi di Bali yang Tawarkan Ketenangan

  • 02 Mar 2026 14:01 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID., Denpasar : Bali punya banyak tradisi yang dilaksanakan dengan mencari hari baik. Tradisi-tradisi ini, jika dilaksanakan tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, namun menimbulkan fibrasi yang positif untuk orang-orang di sekitarnya. Tradisi yang bermanfaat untuk diri sendiri dan dilaksanakan sebagai penyucian jasmani dan rohani adalah melukat.

Dilansir dari berbagai sumber, Melukat merupakan ritual penyucian pikiran dan jiwa manusia secara spiritual dalam tradisi Hindu Bali menggunakan media air suci (tirtha). Makna Kata melukat sendiri berasal dari kata "su" (baik) dan "lukat" (penyucian), sehingga melukat bermakna penyucian yang baik. Sarana yang digunakan untuk melukat yaitu Makna Kata: Berasal dari kata "su" (baik) dan "lukat" (penyucian), sehingga melukat bermakna penyucian yang baik. Sedangkan waktu terbaik untuk melaksanakannya pada hari baik, seperti Kajeng Kliwon, Purnama dan Tilem.

Upacara turun-temurun ini bertujuan membersihkan diri dari energi negatif, kekotoran batin, serta pengaruh buruk, yang umumnya dilakukan di tempat suci seperti pancuran air, pura, atau sungai di Bali. Di Bali sendiri banyak terdapat tempat melukat tersembunyi yang menawarkan ketenangan untuk penyucian diri (melukat) jauh dari keramaian,

Tempat melukat tersembunyi di Bali menawarkan ketenangan untuk penyucian diri (melukat) jauh dari keramaian, antara lain sebagai berikut.

  1. Pura Mengening, Tampaksiring (Gianyar). Pura ini merupakan tempat melukat dengan pancuran air suci alami yang dikelilingi suasana asri dan sepi.

  2. Pura Kereban Langit (Tabanan). Pura ini terletak di dalam gua alami. Melukat di tempat ini memberikan pengalaman mistis. Orang yang melukat di tempat ini biasanya untuk mohonan kesuburan dan perlindungan.

  3. Pura Taman Beji/Samuan (Carangsari). Pura ini lokasinya sangat tenang dengan kolam utama yang memiliki tujuh pancuran penglukatan.

  4. Pura Tirta Pingit (Karangasem). Pura ini berada di daerah lembah dengan panorama indah. Tempat melukat ini diyakini memiliki energi penyembuhan kuat.

  5. Pura Goa Peteng Alam (Jimbaran). Pura ini tersembunyi di dalam gua yang menuruni tangga. Melukat di tempat ini dapat menghilangkan energi negatif.

  6. Pura Tirta Tadah Uwuk (Klungkung). Tempat melukat ini memiliki 9 pancoran dan dikelilingi tebing merah yang asri.

  7. Subak Toyabungkah (Kintamani). Lokasi melukat ini tersembunyi dengan air panas alami di tepi danau Batur.

Sebelum melukat ada larangan dan beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Larangan untuk melukat umumnya diberlakukan untuk wanita yang sedang menstruasi dilarang mengikuti ritual ini. Tujuannya adalah untuk menjaga kesucian tempat tersebut.Sedangkan untuk tips melukat yang harus diperhatikan, yaitu menggunakan pakaian yang sopan (sarung/kain dan selendang), membawa canang sari atau rarapan (sesaji), menjaga ketenangan dan kebersihan lokasi suci dan memberikan punia (donasi sukarela). Tradisi melukat ini kini juga dilakukan oleh Masyarakat non-Hindu sebagai bagian dari wisata spiritual untuk menenangkan pikiran.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....