IAHN Mpu Kuturan Pentaskan “Swarga Rohana Parwa” di Bulan Bahasa Bali
- 26 Feb 2026 12:45 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan mementaskan fragmentari berjudul Swarga Rohana Parwa dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali. Pementasan yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali Kamis, 26 Februari 2026 ini mengangkat tema “Atma Kerthi Udiana Purnaning Jiwa”.
Sutradara sekaligus penulis naskah, I Putu Ardiasa kepada RRI.CO.ID menjelaskan, pementasan ini mengangkat kisah perjalanan suci Panca Pandawa, fragmentari ini berfokus pada pergulatan batin Yudhistira saat mencapai surga. Alih-alih bertemu saudara-saudaranya, ia justru mendapati para Kurawa berada di sana. Kegalauan Yudhistira semakin memuncak ketika mengetahui saudara-saudaranya berada di neraka sebagai bagian dari konsekuensi karma.
“Melihat saudara-saudaranya tersiksa adalah penderitaan batin Yudhistira, sebagai konsekuensi dari kebohongan yang pernah diucapkan saat perang. Namun saat ia menerima petunjuk dan masuk ke kawah, tempat itu justru berubah menjadi surga yang indah.” jelasnya.
Dalam penggarapan artistik Ardiasa menambahkan, timnya menghadirkan pendekatan teater tari yang berbeda dari fragmentari pada umumnya. Sebanyak 49 personel terlibat dalam produksi ini, menampilkan perpaduan tari, puisi, serta simbol visual berbasis aksara Bali.
.webp)
“Teater tari ini menampilkan Panca Pandawa dengan Yudhistira sebagai tokoh utama, serta menghadirkan visual aksara Bali dan ‘nyolahang aksara’ yang ditarikan sebagai pendekatan berbeda dari fragmentari pada umumnya.” ungkapnya.
Persiapan pementasan telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu melalui latihan intensif serta pendampingan kurator guna memperdalam tafsir teks dan penggarapan artistik. Ardiasa menjelaskan, pendekatan teater tari yang diusung memadukan bahasa tubuh, bahasa puisi, dan bahasa teaterikal sebagai medium ungkap yang diharapkan mampu menjangkau dan menyentuh generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....