Desa Adat Kuta Libatkan Wisatawan dalam Voting Ogoh-ogoh
- 21 Feb 2026 12:42 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung – Geliat malam pengerupukan di jantung pariwisata Kuta dipastikan semakin semarak dengan keterlibatan aktif wisatawan mancanegara pada Festival Seni Budaya ke-14. Melalui kreativitas Sabha Yowana Desa Adat Kuta, para wisatawan difasilitasi untuk memberikan penilaian guna menentukan ogoh-ogoh favorit di sepanjang Jalan Legian.
Ketua Sabha Yowana Desa Adat Kuta, Anak Agung Gede Ngurah Manik Dirgayusa, kepada RRI di Kuta menjelaskan bahwa inovasi ini menjadi strategi jitu untuk menarik kembali minat kunjungan ke kawasan Kuta. Dengan melibatkan wisatawan dalam tradisi lokal, diharapkan daya tarik wisata pesisir ini bangkit dan mampu bersaing kembali dengan destinasi lainnya.
“Nah, di Jalan Legian itu kami mengajak para wisatawan asing untuk ikut memvoting mencari ogoh-ogoh terfavorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Desa Adat Kuta. Jadi tujuan kami sendiri mengajak para wisatawan yang datang di Desa Adat Kuta ini untuk menilai, itu untuk membangkitkan kembali kawasan Kuta yang kita tahu sudah mulai agak sepi,” ujarnya.
Anak Agung Gede Ngurah Manik Dirgayusa menambahkan bahwa sinergi erat telah dibangun bersama seluruh hotel di wilayah Kuta melalui pendistribusian kupon voting kepada para tamu. Informasi mengenai jadwal pawai juga diberikan secara masif melalui pihak resepsionis hotel agar wisatawan tidak melewatkan momentum tahunan tersebut.
“Seluruh hotel itu sudah kami ajak bekerja sama, kami berikan mereka kupon voting, dan kita juga memberikan informasi kepada hotel. Jadi para resepsionis nanti akan memberikan informasi kepada tamu yang menginap bahwa tanggal 18 Maret di Jalan Legian Kuta ada pawai ogoh-ogoh, sehingga wisatawan bisa ikut memvoting di situ,” tambahnya.
Langkah Sabha Yowana Desa Adat Kuta ini menjadi bukti nyata sinergi komunitas adat dalam memajukan pariwisata berbasis budaya. Melalui keterlibatan wisatawan mancanegara, Kuta diharapkan kembali bersinar sebagai pusat pertemuan budaya dunia yang tetap memegang teguh marwah kearifan lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....