Wayan Karta Sesepuh Suling dari Ubud Pengosekan Gianyar

  • 19 Feb 2026 21:14 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Gianyar - Seni karawitan Bali memang tidak pernah kehilangan pesonanya. Salah satunya terlihat dari sosok Wayan Karta (48), yang telah menaruh minat pada alat musik tradisional suling sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Seniman yang berasal dari Banjar Pengosekan, Ubud, Gianyar ini mengatakan kecintaannya terhadap instrumen suling berawal dari mendengarkan kesenian genjek. Waktu itu ia masih duduk di bangku SMP dan mulai jatuh hati pada suara merdu suling karena mampu menghadirkan suasana tenang.

"Setiap mendengarkan suara suling saya merasa seperti ada ruang yang terbuka untuk merasakan kedamaian, semenjak itu saya mulai belajar memainkan instumen suling dengan kakak sepupu yang kebetulan mahir memainkan suling,” tuturnya.

Belum puas sampai disana seiring berjalannya waktu, Wayan Karta mulai memperdalam ilmu tentang alat suling dan mulai belajar kepada sesepuh suling yang berasal dari kota Denpasar dan Gianyar . "Beranjak remaja saya belajar nyuling dengan Bapak mangku Regig yang berasal dari Kesiman dan Bapak Sadra dari Banjar Pinda Gianyar. Beliau yang mengajarkan saya bagaiman teknik bermain suling dan cara membuat suling ," imbuhnya.

Ia berharap agar suara suling Bali terus bergema, tidak hanya di panggung-panggung pertunjukan, tetapi juga di hati seniman - seniman muda sebagai generasi penerus warisan budaya yang adi luhung.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....