Perempuan Hindu Garda Terdepan Ketahanan Keluarga
- 14 Feb 2026 08:47 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar – Peringatan HUT ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Bali dimaknai sebagai momentum penguatan peran perempuan Hindu dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah tantangan modernisasi, digitalisasi, dan globalisasi. Ketua Panitia HUT ke-38 WHDI Provinsi Bali, dr. Made Ayu Witriasih, M.Kes., Sp.KKLP, kepada RRI menjelaskan perempuan merupakan garda utama dalam membangun keluarga yang sehat secara jasmani, rohani, dan spiritual.
Ketahanan keluarga dinilai menjadi fondasi lahirnya generasi unggul yang mampu berkontribusi menuju Indonesia Emas. “Tema pemberdayaan perempuan menuju Indonesia Emas menegaskan bahwa perempuan adalah garda utama rumah tangga dan fondasi lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas.” tegasnya.
Menurut dr. Made Ayu Witriasih, pelestarian budaya dan penguatan nilai-nilai agama, susila, serta etika harus dilakukan melalui edukasi yang berkelanjutan. Budaya tidak hanya untuk dikagumi, tetapi perlu dipahami, dipraktikkan, dan diwariskan secara benar agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Penguatan peran perempuan Hindu dilakukan dengan memperdalam pemahaman terhadap nilai agama, susila, etika, dan tradisi, karena budaya tidak cukup dikagumi, tetapi harus dipelajari, dipraktikkan, dan diwariskan dengan benar.” jelasnya.
Selain itu, WHDI juga mendorong penguatan peran perempuan di bidang sosial, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, termasuk gagasan sosialisasi pranikah bagi umat Hindu sebagai langkah awal membangun keluarga harmonis berbasis ajaran agama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....