Mengenal Greenpeace dan Sejarahnya
- 14 Sep 2024 14:12 WIB
- Denpasar
KBRN, Denpasar : Greenpeace adalah hari yang didedikasikan untuk membawa perubahan dalam cara manusia memperlakukan lingkungan. Hari Greenpeace ini diperingati setiap tanggal 15 September.
Dengan merayakannya, masyarakat diajak untuk menyerukan aksi demi membersihkan udara yang dihirup, mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan plastik, hingga meningkatkan kualitas air.
Dilansir dari laman Greenpeace, organisasi ini dimulai dan didirikan oleh sekolompok aktivis yang berlayar dari Vancouver, Canada pada tahun 1971. Para aktivis tersebut berlayar dengan sebuah kapal nelayan tua, Phyliss Cornack dengan motivasi dan visi untuk menjadikan dunia menjadi hijau dan damai.
Mereka berlayar untuk menyaksikan dampak buruk dari uji coba nuklir yang dilakukan Amerika Serikat di Amchitka, sebuah pulau kecil di pesisir barat Alaska. Tempat tersebut sekaligus merupakan tempat perlindungan terakhir bagi sekitar 3000 berang-berang, elah kepala botak, dan banyak satwa liar lainnya.
Mereka pun terus menggaungkan suara penolakan atas pendanaan uji coba bom nuklir di Amchitka yang terus dilanjutkan oleh Amerika Serikat hingga akhirnya didengar dan uji coba nuklir pun dihentikan.
Hingga saat ini, Greenpeace telah menjadi organisasi internasional yang tidak henti-hentinya berkampanye untuk perlindungan lingkungan secara global. Organisasi ini memiliki kantor pusat di Amsterdam, Belanda. Greenpeace kini memiliki sekitar 2,8 juta pendukung dari seluruh dunia dan memiliki kantor regional yang tersebar di 41 negara.
Tujuan Greenpeace fokus pada kampanye yang telah disepakati sebagai prioritas global, yaitu:
1.Menyerukan Revolusi Energi. Pemanfaatan besar-besaran terhadap energi terbarukan yang dipadu dengan energi efisien untuk mengatasi ancaman perubahan iklim.
2.Mempertahankan Keberlangsungan Hidup di Laut. Menghadapi praktik penangkapan ikan yang destruktif, ilegal, dan besar-besaran, serta menciptakan jaringan global pelestarian kelautan.
3.Melindungi Hutan Alam. Mempertahankan populasi hutan alam yang masih tersisa di bumi ini.
4.Mewujudkan Perdamaian dan Perlucutan Senjata. Mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya yang terbatas dan penghilangan menyeluruh terhadap senjata nuklir.
5.Masa Depan Bebas Racun. Menciptakan masa depan bebas bahan beracun dan mendorong alternatif yang lebih aman sebagai pengganti bahan-bahan kimia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....