Mandiri Secara Ekonomi, Salah Satu Jalan Mengurangi Relasi Kuasa

  • 11 Sep 2026 15:04 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar — Ketergantungan ekonomi sering kali menjadi faktor utama yang menjebak perempuan dalam ketimpangan relasi kuasa di dalam rumah tangga. Tanpa akses atau kemampuan finansial mandiri, posisi tawar perempuan menjadi sangat rentan ketika menghadapi konflik maupun ancaman Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dalam siaran Rahajeng Bali di Programa 4 RRI Denpasar, Ketua Divisi Pelayanan Hukum LBH APIK Bali sekaligus mediator, Gusti Ayu Agung Yuli Marhaeningsih, menegaskan bahwa kemandirian ekonomi merupakan salah satu langkah krusial untuk mengikis dominasi pihak yang lebih kuat serta memutus siklus kekerasan di ranah domestik.

Pemberdayaan ekonomi membawa dampak langsung terhadap posisi dan ketahanan mental perempuan dalam keluarga:

  • Penyetaraan Posisi Tawar: Memiliki penghasilan sendiri meski melalui usaha mikro atau rumahan, memberikan ruang bagi perempuan untuk berpartisipasi seimbang dalam pengambilan keputusan keluarga.
  • Keberanian Melepaskan Diri dari Kekerasan: Keterbatasan finansial sering memenjarakan korban KDRT karena rasa takut tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar anak. Kemandirian ekonomi membuka akses dan pilihan yang lebih aman bagi korban untuk mencari bantuan hukum.
  • Pemulihan Rasa Percaya Diri: Memiliki keterampilan serta keberdayaan finansial secara bertahap memulihkan trauma dan kesehatan mental perempuan yang sempat runtuh akibat celaan atau kekerasan psikis.

Mendorong kemandirian ekonomi perempuan bukan bertujuan untuk menyaingi posisi suami atau mengabaikan pembagian peran dalam rumah tangga. Langkah ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan perlindungan diri agar relasi suami-istri terbangun atas dasar kemitraan yang saling menghormati, bukan atas kepatuhan yang dipaksakan akibat ketergantungan.

Melalui pelatihan keterampilan, akses modal usaha kecil, serta dukungan lingkungan sekitar, perempuan diharapkan dapat berdiri berdikari. Ketika relasi kuasa seimbang, rumah tangga dapat berjalan secara harmonis dan terbebas dari intimidasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....