ketika Menjaga Nama Baik Justru Membuat Korban Bertahan dalam KDRT
- 11 Sep 2026 14:53 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Anggapan bahwa konflik rumah tangga merupakan aib keluarga kerap kali membelenggu korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) untuk bersuara. Keinginan menjaga nama baik tak jarang justru menjadi jebakan sosial yang memaksa korban, terutama perempuan tetap bertahan di dalam lingkungan yang penuh ancaman.
Dalam acara Rahajeng Bali pada Rabu, 2 September 2026, Ketua Divisi Pelayanan Hukum LBH APIK Bali, Gusti Ayu Agung Yuli Marhaeningsih, menjelaskan bahwa ketimpangan relasi kuasa menjadi alasan utama di balik terisolasinya para korban KDRT.
Beberapa faktor utama yang membuat korban memilih bertahan meski keselamatan jiwanya terancam meliputi:
- Tekanan Stigma "Aib Keluarga": Adanya ketakutan dicap merusak nama baik atau rasa malu jika masalah rumah tangga diketahui publik membuat korban memilih memendam kekerasan yang dialaminya.
- Ketergantungan Finansial : Ketidakberdayaan secara ekonomi menempatkan posisi perempuan pada situasi sangat rentan, sehingga mereka merasa tidak mampu hidup mandiri jika harus berpisah.
- Perlindungan Demi Anak : Rasa khawatir akan nasib anak-anak serta ketakutan dipisahkan dari buah hati mendorong seorang ibu rela menanggung penderitaan fisik maupun batin.
Memilih bertahan dalam siklus kekerasan demi formalitas nama baik membawa dampak yang sangat merusak. Kekerasan psikis berupa hinaan dan celaan yang diterima setiap hari dapat meruntuhkan rasa percaya diri, menimbulkan trauma, hingga berdampak pada gangguan kesehatan fisik (psikosomatis) seperti penyakit asam lambung dan cemas berlebih.
Memutus pandangan salah bahwa KDRT adalah aib yang harus disembunyikan merupakan langkah awal penyelamatan. Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui usaha mandiri, keberanian mencari pendampingan hukum, serta dukungan lingkungan yang tidak menghakimi sangat diperlukan agar tidak ada lagi jiwa yang dikorbankan demi sekadar mempertahankan nama baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....