Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Bali Tuai Sorota
- 29 Jul 2026 06:15 WIB
- Denpasar
Poin Utama
- Komunitas lari yang dikelola oleh warga negara asing di Canggu, Bali diduga menerapkan diskriminasi dengan melarang warga negara Indonesia mengikuti salah satu sesi lari berdasarkan faktor kewarganegaraan.
- Isu ini memicu berbagai tanggapan di media sosial dengan warganet mempertanyakan legalitas dan etika aturan yang diterapkan oleh komunitas tersebut.
- Kegiatan yang berlangsung di ruang publik menjadi perdebatan karena berkaitan dengan prinsip kesetaraan akses dan perlakuan terhadap semua warga, baik WNI maupun WNA.
RRI.CO.ID, Denpasar - Sebuah komunitas lari yang dikelola oleh warga negara asing (WNA) di Canggu, Bali, menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya diskriminasi terhadap warga negara Indonesia (WNI). Isu ini mencuat usai sejumlah WNI mengaku tidak diperbolehkan mengikuti salah satu sesi lari karena faktor kewarganegaraan.
Kasus tersebut memicu beragam tanggapan di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan aturan yang diterapkan komunitas tersebut, baik dari sisi etika maupun legalitas penyelenggaraan kegiatan yang berlangsung di ruang publik.
Sorotan terhadap kasus ini juga datang dari anggota DPD RI asal Bali, Ni Luh Djelantik, yang meminta pihak berwenang, termasuk Kantor Imigrasi Bali dan Polda Bali, untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Ia juga menyoroti kemungkinan adanya pelanggaran terkait perizinan penyelenggaraan kegiatan.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, menyatakan hingga saat ini penyelenggara disebut belum pernah berkoordinasi dengan pihaknya. Ia menegaskan bahwa penggunaan jalan umum untuk kegiatan seperti ini perlu memperoleh rekomendasi dari instansi terkait.
Di sisi lain, pihak penyelenggara, Entourage Bali, telah memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resminya. Mereka menegaskan komunitas tersebut terbuka bagi peserta dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Menurut penyelenggara, dugaan penolakan terhadap peserta WNI terjadi akibat kesalahan pada sistem balasan otomatis melalui WhatsApp dan bukan merupakan kebijakan resmi komunitas, dihimpun dari laporan Kompas.com serta unggahan USS Feeds
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....