Gambar Tokoh Pahlawan dalam Uang Kertas, Ini Alasannya
- 06 Jul 2026 12:28 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID., Denpasar : Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa-jasa pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan negaranya. Di Indonesia, untuk menghormati jasa-jasa pahlawan ini diabadikan dalam berbagai bentuk. Salah satunya sebagai gambar utama pada uang kertas yang dipakai sebagai media pembayaran.
Dilansir dari berbagai sumber, pemilihan tokoh pahlawan sebagai gambar utama pada uang kertas Rupiah bukan sekadar elemen desain, melainkan memiliki fungsi strategis sebagai simbol kedaulatan negara, sarana edukasi sejarah, dan pemersatu bangsa.
Secara hukum, hal ini juga merupakan mandat dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, yang mewajibkan uang kertas Rupiah memuat gambar pahlawan nasional atau mantan presiden yang telah meninggal dunia sebagai ciri utama.
Beberapa alasan mendasar mengapa tokoh pahlawan dipilih untuk menghiasi uang kertas. Dari sebagai bentuk penghormatan tertinggi dan apresiasi. sebagai media edukasi sejarah massal, merepresentasikan kebinekaan dan persatuan (NKRI), sebagai media menumbuhkan rasa nasionalisme dan keteladanan hingga sebagai fitur keamanan dan identitas kedaulatan.
Uang kertas sebagai bentuk penghormatan tertinggi dan apresiasi. Uang kertas ini menampilkan wajah pahlawan di mata uang adalah cara negara mengapresiasi dan menghormati jasa besar mereka. Melalui lembaran Rupiah, perjuangan dan pengorbanan mereka dalam merebut kemerdekaan atau membangun bangsa terus diabadikan secara resmi.
Uang kertas sebagai media edukasi sejarah massal. Uang adalah benda yang dipegang dan digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat setiap hari untuk bertransaksi. Meletakkan gambar tokoh pejuang di atas uang kertas merupakan cara paling efektif untuk memperkenalkan pahlawan nasional kepada generasi muda dan masyarakat lintas daerah agar sejarah mereka tidak pernah dilupakan.
Uang kertas juga merepresentasikan kebinekaan dan persatuan (NKRI). Dalam setiap peluncuran seri uang kertas baru, seperti Uang Rupiah TE 2022, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) sengaja memilih tokoh dari berbagai latar belakang daerah, suku, dan agama yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Hal ini mencerminkan semangat persatuan dan keberagaman identitas Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Uang kertas ini dipakai sebagai media menumbuhkan rasa nasionalisme dan keteladanan. Artinya, setiap melihat dan memegang Rupiah, masyarakat diharapkan dapat menyerap nilai-nilai patriotisme, keteladanan dan moral kepahlawanan yang dimiliki oleh tokoh tersebut. Narasi kebangsaan ini ditujukan agar muncul rasa cinta dan bangga yang tinggi terhadap tanah air melalui mata uangnya sendiri.
Uang kertas sebagai fitur keamanan dan identitas kedaulatan. Secara teknis, cetakan potret wajah manusia (terutama tokoh terkenal) memiliki tingkat kedetailan yang sangat tinggi pada mata uang. Garis-garis halus pada wajah pahlawan yang dicetak menggunakan teknik khusus (intaglio) sangat sulit ditiru secara sempurna. Ini juga berfungsi sebagai benteng pertahanan utama dari tindakan pemalsuan uang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....