JOMO: saat Tidak Ikut Tren Justru Membawa Kebahagiaan

  • 19 Jun 2026 11:15 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar – Di tengah ramainya fenomena Fear of Missing Out (FOMO), muncul konsep yang menawarkan perspektif berbeda, yaitu Joy of Missing Out atau JOMO. Konsep ini mengajak seseorang untuk merasa nyaman, bahkan bahagia, saat memilih tidak mengikuti semua tren yang sedang populer.

Menurut Psychology Today, JOMO merupakan kebalikan dari FOMO. Jika FOMO membuat seseorang merasa gelisah karena tidak mengikuti tren, JOMO justru mendorong seseorang untuk menikmati pilihan yang diambil tanpa rasa bersalah.

Individu yang menerapkan JOMO menyadari bahwa tidak mungkin mengikuti semua hal yang terjadi di sekitar mereka. Dengan menerima kenyataan tersebut, mereka dapat lebih fokus pada apa yang benar-benar penting dan bermakna dalam hidupnya.

Istilah JOMO mulai populer seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental dan pentingnya keseimbangan hidup. JOMO hadir sebagai bentuk perlawanan terhadap budaya yang selalu menuntut seseorang untuk "hadir" dan "ikut" dalam segala hal.

Salah satu manfaat utama JOMO adalah membantu mengurangi stres dan kecemasan. Saat berhenti membandingkan hidup dengan unggahan media sosial, seseorang cenderung lebih mudah merasa puas dan bersyukur.

Selain itu, JOMO juga dapat meningkatkan kualitas hubungan dengan diri sendiri. Dengan tidak selalu terdistraksi oleh aktivitas atau tren yang sedang viral, seseorang memiliki lebih banyak waktu melakukan aktivitas sederhana. Aktivitas sederhana ini dapat membantu meningkatkan kesadaran diri (self-awareness) dan memberikan ruang untuk refleksi.

Menerapkan JOMO bukan berarti mengasingkan diri dari lingkungan sosial. Sebaliknya, konsep ini mengajarkan seseorang untuk lebih selektif dalam memilih aktivitas yang benar-benar memberikan nilai dan kebahagiaan.

Menurut Cleveland Clinic, JOMO dapat dimulai dengan langkah sederhana. Seperti membatasi waktu penggunaan media sosial, tidak merasa wajib merespons setiap notifikasi, atau meluangkan waktu tanpa smartphone.

JOMO mengingatkan bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari mengikuti semua hal yang sedang populer. Terkadang, memilih untuk melewatkan sesuatu justru memberi kesempatan untuk menikmati hidup dengan lebih tenang, dan fokus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....