Gen Z Dinilai Rentan Mengalami Texting Anxiety
- 27 Mei 2026 10:04 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Aktivitas berkirim pesan menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun di balik kemudahan tersebut, muncul fenomena yang dikenal sebagai texting anxiety atau kecemasan saat mengirim dan menerima pesan.
Melansir dari alodokter.com, texting anxiety merupakan kondisi ketika seseorang merasa cemas, takut, atau khawatir berlebihan terhadap isi pesan. Rasa cemas ini bisa muncul sebelum mengirim pesan, saat menunggu balasan, hingga setelah membaca respons dari lawan bicara.
Banyak orang takut pesannya dianggap salah, diabaikan, atau menimbulkan kesalahpahaman. Kondisi ini banyak dialami Generasi Z karena mereka tumbuh dalam lingkungan digital yang sangat aktif dan cepat.
Mereka terbiasa berkomunikasi melalui teks dibandingkan tatap muka sehingga respons digital sering dianggap memiliki makna emosional yang besar. Contoh dari texting anxiety adalah ketika pesan yang dikirim tidak kunjung dibalas oleh penerima.
Penggunaan tanda baca tertentu, atau pesan yang hanya dibaca tanpa dibalas dapat memicu overthinking dan kecemasan berlebihan.
Tekanan sosial di media digital juga memperparah kondisi tersebut. Banyak anak muda merasa harus selalu responsif dan menjaga citra diri di dunia maya.
Melansir dari hellosehat.com, tidak sedikit orang yang menghabiskan waktu lama untuk menyusun satu pesan agar tidak menyinggung lawan bicara. Kebiasaan ini akhirnya membuat komunikasi terasa melelahkan secara mental.
Secara psikologis, texting anxiety dapat dipengaruhi oleh rasa takut ditolak, kurang percaya diri, hingga pengalaman komunikasi buruk di masa lalu. Penderitanya cenderung menghindari percakapan penting, sulit fokus, bahkan mengalami stres ketika notifikasi pesan masuk muncul di layar ponsel.
Untuk mengurangi texting anxiety, perlu untuk membatasi waktu penggunaan ponsel dan tidak terlalu memikirkan respons orang lain. Membiasakan komunikasi langsung juga dapat membantu mengurangi kecemasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....