Perempuan Sibuk Merawat Semua Orang Kecuali Dirinya
- 12 Mei 2026 16:57 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar — Kesibukan perempuan dalam menjalankan berbagai peran di rumah maupun pekerjaan dinilai sering membuat mereka lupa merawat diri sendiri. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam acara Rahajeng Bali pada Selasa, 12 Mei 2026.
Penyuluh Agama Hindu, I Gusti Agung Istri Purwati, S.Sos, M.Fil.H., mengatakan banyak perempuan, terutama ibu rumah tangga, lebih fokus menyiapkan kebutuhan keluarga dibanding memperhatikan kondisi tubuh dan kesehatannya sendiri. Mulai dari mengurus anak, menyiapkan makanan, bekerja, hingga menyiapkan kebutuhan upacara adat sering membuat waktu untuk diri sendiri terabaikan. “Kadang untuk mandi saja lupa karena terlalu sibuk mengurus keluarga dan pekerjaan,” ujarnya.
Menurutnya, kebiasaan tersebut jika terus berlangsung dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental. Tubuh menjadi mudah lelah, kurang istirahat, hingga kehilangan waktu untuk menenangkan pikiran dan merawat diri.
Istri Purwati menjelaskan dalam tradisi Bali, khususnya melalui makna Tumpek Wariga, masyarakat sebenarnya diingatkan untuk menyayangi seluruh ciptaan Tuhan, termasuk tubuh manusia. Tubuh dipandang sebagai tempat suci yang harus dijaga dan dirawat dengan baik.
Karena itu, perempuan dinilai perlu mulai meluangkan waktu untuk dirinya sendiri, baik dengan menjaga pola makan, istirahat cukup, maupun memberi ruang untuk relaksasi dan introspeksi diri. Self care disebut bukan bentuk egois, melainkan bagian penting agar seseorang tetap sehat dan mampu merawat orang lain dengan baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....