Pilates Tingkatkan Kesehatan Otot dan Postur Tubuh
- 07 Mei 2026 10:45 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Pilates kini semakin populer sebagai salah satu bentuk olahraga modern yang menitikberatkan pada kekuatan otot inti, fleksibilitas, dan keseimbangan tubuh. Latihan ini banyak dipilih karena dinilai mampu memperbaiki postur sekaligus meningkatkan kualitas gerak sehari-hari.
Pilates merupakan metode latihan fisik yang dikembangkan oleh Joseph Pilates, seorang atlet asal Jerman pada awal abad ke-20.
Awalnya, latihan ini digunakan sebagai metode rehabilitasi, namun kini berkembang menjadi olahraga kebugaran yang banyak dilakukan di berbagai negara.
Berbeda dengan yoga yang lebih menekankan pada harmoni pikiran dan spiritualitas, pilates berfokus pada penguatan otot dalam, terutama otot inti yang mencakup perut, punggung bawah, hingga panggul.
| Baca juga: Pelantikan Pengurus DPW NPCI |
Gerakan dilakukan secara perlahan, terkontrol, dan disertai teknik pernapasan yang teratur.
Beberapa gerakan dasar yang umum dilakukan dalam pilates antara lain hundred, roll-up, single leg-up, dan rolling like a ball. Gerakan ini bertujuan melatih daya tahan otot, stabilitas tubuh, serta koordinasi antara gerak dan napas.
Latihan seperti roll-up misalnya, banyak digunakan untuk melatih otot perut dan meningkatkan fleksibilitas tulang belakang. Sementara hundred menitikberatkan pada aktivasi otot inti untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Sejumlah penelitian menunjukkan pilates memiliki manfaat signifikan bagi kesehatan tubuh. Studi dalam Proteus Journal menemukan bahwa pilates dapat meningkatkan kekuatan otot inti, terutama pada kelompok tertentu seperti perempuan pascamelahirkan.
Selain itu, penelitian dalam Clinical Biomechanics menunjukkan bahwa pilates dapat membantu mengurangi nyeri punggung bawah melalui perbaikan postur dan penguatan otot penopang tulang belakang.
Jurnal International Journal of Environmental Research and Public Health (IJERPH) juga melaporkan bahwa latihan ini dapat meningkatkan fokus serta fungsi kognitif karena mengharuskan koordinasi antara tubuh, napas, dan konsentrasi.
Manfaat lain yang sering dilaporkan meliputi perbaikan postur tubuh, peningkatan fleksibilitas, serta pengurangan risiko cedera akibat ketidakseimbangan otot.
Meski tergolong aman, pilates tetap disarankan dilakukan dengan pengawasan instruktur profesional, terutama bagi pemula atau individu dengan kondisi medis tertentu seperti pascaoperasi, cedera, atau penyakit jantung.
Para ahli menekankan pentingnya teknik yang benar untuk menghindari cedera, mengingat beberapa gerakan membutuhkan kontrol tubuh yang cukup tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....