Mandi setelah Olahraga, Aman atau Berbahaya?
- 07 Mei 2026 08:38 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Keinginan untuk langsung mandi setelah berolahraga kerap muncul karena tubuh terasa panas, lelah, dan berkeringat. Namun, kebiasaan ini masih sering menimbulkan pertanyaan: apakah aman dilakukan atau justru berisiko bagi kesehatan?
Sejumlah ahli menyebut mandi setelah olahraga pada dasarnya aman, selama tubuh diberi waktu untuk melakukan pendinginan atau cooling down terlebih dahulu.
Setelah aktivitas fisik, suhu tubuh dan detak jantung berada dalam kondisi tinggi. Jika seseorang langsung mandi tanpa jeda, terutama menggunakan air dengan suhu ekstrem, tubuh dapat mengalami perubahan suhu secara mendadak.
Melansir Dangerously Fit, proses pendinginan penting dilakukan agar tubuh dapat kembali ke kondisi normal secara bertahap. Pendinginan membantu menurunkan detak jantung, menstabilkan suhu tubuh, serta mengurangi risiko pusing dan lemas setelah berolahraga.
Idealnya, pendinginan dilakukan selama sekitar 15 hingga 20 menit sebelum mandi. Aktivitas pendinginan dapat berupa berjalan santai, peregangan ringan, atau latihan pernapasan.
Selain membantu menjaga kestabilan tubuh, mandi setelah olahraga juga memiliki sejumlah manfaat. Mandi air hangat diketahui dapat membantu melancarkan peredaran darah dan meredakan ketegangan otot. Sementara mandi air dingin dapat membantu mengurangi peradangan serta nyeri otot setelah aktivitas fisik intens.
Karena itu, masyarakat disarankan lebih peka terhadap kondisi tubuh masing-masing setelah berolahraga. Pendinginan sebelum mandi dinilai menjadi langkah sederhana namun penting untuk membantu tubuh beradaptasi secara aman.
Dengan jeda yang cukup dan pemilihan suhu air yang nyaman, mandi setelah olahraga tetap dapat memberikan manfaat maksimal bagi kebugaran dan pemulihan tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....