Dari Restoran ke Seluruh Dunia: Menelusuri Jejak Sejarah Kartu Kredit
- 11 Mar 2026 19:58 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Kartu kredit telah berevolusi menjadi alat pembayaran digital yang sangat praktis dan aman. Namun, sejarah kartu kredit sebenarnya bermula dari sebuah kejadian memalukan di sebuah restoran di New York pada tahun 1945.
Berdasarkan catatan sejarah dari Diners Club International, pengusaha bernama Frank McNamara lupa membawa dompet saat makan malam di restoran Major's Cabin Grill. Kejadian ini menginspirasinya untuk menciptakan kartu yang memungkinkan orang makan tanpa harus membawa uang tunai saat itu juga.
Pada tahun 1950, McNamara meluncurkan Diners Club sebagai kartu kredit pertama yang diterima di beberapa restoran di New York. Mengutip laporan dari Smithsonian Institution, pada awal peluncurannya, kartu ini hanya terbuat dari kertas karton dan digunakan oleh sekitar dua ratus orang saja.
Lompatan besar terjadi pada tahun 1958 ketika Bank of America meluncurkan BankAmericard, yang kini dikenal sebagai Visa. Berdasarkan arsip Visa Inc., kartu inilah yang pertama kali memperkenalkan sistem revolving credit atau fasilitas kredit bergulir yang bisa digunakan di berbagai jenis gerai.
Kartu kredit tidak lagi hanya mengandalkan pita magnetik atau cip fisik semata. Menurut laporan tren dari Mastercard Global 2026, sistem pembayaran kini menggunakan biometrik wajah dan enkripsi tingkat tinggi untuk mencegah kejahatan siber.
Kartu kredit telah mengubah perilaku konsumsi masyarakat dunia dari sistem tunai menjadi sistem kepercayaan berbasis data keuangan. Sejarah panjang ini terus berlanjut dengan integrasi dompet digital yang semakin menyatu dengan kehidupan sehari-hari.