Air dan Gender Jadi Fokus Hari Air Sedunia

  • 05 Mar 2026 07:43 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Denpasar - Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia 2026, UNESCO dan Program Penilaian Air Dunia PBB (WWAP) menggelar pertemuan penting untuk menyoroti hubungan antara air dan kesetaraan gender. Acara ini berlangsung pada 23 Maret 2026 di Venesia dengan tema “Air dan Gender Di Mana Air Mengalir, Kesetaraan Berkembang.”

Melansir laman Unesco, hari Air Sedunia, yang jatuh setiap 22 Maret, bertujuan meningkatkan kesadaran global mengenai tantangan air tawar dan sanitasi. Tema tahun ini menekankan air minum yang aman dan sanitasi sebagai hak asasi manusia mendasar serta pendorong utama kesetaraan gender, mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 5 dan 6.

Meskipun kemajuan telah dicapai, perempuan dan anak perempuan masih menanggung beban yang tidak proporsional terkait akses air dan sanitasi, sekaligus kurang terwakili dalam tata kelola dan kepemimpinan sektor air.

Pertemuan di Venesia akan menjadi ajang peluncuran Laporan Pembangunan Air Dunia PBB 2026 (WWDR 2026). Laporan ini menyajikan temuan utama dan rekomendasi kebijakan terkait air dan gender, sekaligus menempatkan kesetaraan gender sebagai pilar keamanan air, ketahanan iklim, dan pembangunan berkelanjutan.

Acara ini juga bertujuan mendorong kepemimpinan perempuan dalam pengambilan keputusan terkait air, serta memperkuat dialog dan kemitraan lintas sektor untuk mempercepat pencapaian SDG 5 dan 6 di tingkat global, regional, dan nasional.

Dengan fokus pada air dan kesetaraan gender, peringatan Hari Air Sedunia 2026 mengingatkan bahwa pembangunan inklusif dan berkelanjutan hanya mungkin tercapai jika perempuan memiliki suara dan peran penuh dalam mengelola sumber daya air.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....